Erabaru.net. Pemerintah AS akan mendorong Korea Utara/ Korut untuk mengakhiri program pengembangan senjata nuklir dan rudal balistik melalui sanksi internasional dan tekanan diplomatik. Hal itu dinyatakan Pegawai administrasi Trump pada Jumat (26/4/2017) lalu.

Tidak disebutkan adanya penghentian aktivitas militer lebih dulu secara sepihak. Partai Komunis Tiongkok/ PKT menganggap itu sebagai tanda positif.

Menteri Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang menekankan kata-kata seperti “perdamaian”, “positif” dan “dialog” pada acara Konferensi Pers, pada Sabtu (27/4/2017) lalu.

Tiongkok sendiri merupakan satu-satunya negara pendukung dan aliansi Korut. Tercatat hingga kini, Tiongkok menjadi mitra dagang utama Korut. Tiongkok kerap mensuplai minyak dan membiayai kebutuhan Korut agar dapat terus bertahan.

Di waktu yang sama, Tiongkok tidak terlihat memiliki kontrol penuh atas bangsa yang picik tersebut. Posisi Tiongkok akan sangat terganggu jika Korut atau Amerika Serikat saling meningkatkan kekuatan militer mereka. (jul/rp)

 

Share

Video Popular