Menurut hasil penelitian ekonom Joseph V. Hotz dan Juan Pantano, bahwa dibandingkan dengan anak ke-2 atau ke-3, terhadap anak yang dilahirkan pertama, orang tua pemula cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dan energi untuk mendidiknya.

Sehingga dengan demikian mendorong performa yang lebih baik secara akademik pada anak sulung. Bagaimana menurut Anda?

Mari kita lihat dua gambar grafik yang dibuat secara statistik pada tahun 1979 dari “National Longitudinal Survey of Youth” , suatu survey penilaian yang khusus ditujukan untuk para ibu. Anda dapat melihat performa secara akademik, yang mengalami penurunan secara bertahap mengikuti urutan kelahiran seorang anak.

Penulis teks asli merangkum beberapa faktor terkait mengapa anak sulung itu kemungkinan lebih cerdas, seperti misalnya orang tua pemula akan dengan penuh perhatian dan telaten merawat anak pertamanya.

Adapun mengenai teori eugenic tentang warisan genetik, pengajaran yang menguntungkan bagi guru dan murid yang membantu akademik adik-adiknya. Termasuk ketegasan pendidikan  dengan harapan anak-anak bisa mencapai sukses gemilang di kemudian hari.  Semua itu berkemungkinan membentuk perbedaan antar sesama saudara secara performa.

Jika Anda anak di urutan ke tiga, mungkin akan merasa sedikit kecewa setelah melihat statistiknya. Namun, benarkah performa anak di urutan belakang itu tidak lebih baik daripada anak sulung ? Mungkin anda tahu beberapa contoh dari sahabat anda yang merupakan anak tertua dalam anggota keluarganya di rumah, bertingkah serampangan.

Anak tertua ini juga terkesan berbuat semaunya, dengan performa yang tidak menonjol ; atau berada di urutan terbelakang, tapi performanya mengagumkan. Kalau begitu, lantas apa yang terjadi dengan hasil penelitian ini ?

Hasil yang dtunjukkan dalam penelitian terkait.

Setiap anak itu unik, adalah pusaka orang tua (ayah/ibu) yang paling berharga. Setiap orang memiliki bidang yang dikuasainya masing-masing.

Sebagai orang tua, yang harus dilakukan  adalah mencurahkan pikiran dan tenaga, membangun hubungan keluarga yang baik dengan anak-anak. Orang tua harus bantu dan temani mereka, menjadi sandaran sebagai topangan yang paling hebat dalam perjalanan hidup mereka.(NTD/Jhon/asr)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular