Saat musim panennya buah kesemek, banyak orang lebih suka makan kesemek, sekali beli bisa sekeranjang, dan terkadang juga banyak dibawakan oleh kerabat dari desa. Namun, baru-baru ini ada seorang bocah perempuan 3 tahun yang kehilangan nyawanya karena makan kesemek pada saat yang salah.

Banyak yang merasa heran, bagaimana ceritanya sampai-sampai satu buah kesemek yang mungil saja bisa merenggut nyawa manusia, apa ini bukan sekadar tipuan atau hanya sekadar mencari sensasi ? Dan apa saja sebab lain yang tidak kita ketahui ?

Sejak insiden itu, bocah malang tersebut sudah dalam keadaan pingsan dan kehilangan kesadaran saat dibawa ke rumah sakit. Boleh dikatakan kondisinya sangat serius. Denyut nadinya juga sangat lemah, dan saat itu juga dokter memutuskan melakukan operasi pada anak itu, namun, dokter melihat limpa anak itu telah beralih ke bawah ketika dilakukan pemeriksaan darurat sebelum operasi.

Sebagaimana ditulis coco01.net, hasil diagnosis awal anak itu mengalami perforasi lambung yang disebabkan dilatasi lambung akut, sehingga terjadi gejala burping (rasa penuh diperut-begah), berbagai organ dalam tubuh beralih posisi, akhirnya timbul berbagai gejala asidosis. Tapi, bagaimana ceritanya anak yang sehat-sehat itu bisa mengalami perforasi lambung dan asidosis?

Meskipun dokter rumah sakit telah melakukan upaya yang terbaik, tetapi fungsi dari berbagai organ bocah itu telah sangat lemah, akhirnya gagal menyelamatkan nyawanya. Baru 3 tahun sudah kehilangan nyawa hanya karena makan kesemek. Jika waktu bisa berputar kembali, sudah pasti orang tuanya tidak akan memberinya makan kesemek, akhirnya menyesal, kan?


Ternyata buah kesemek mengandung sejenis zat yang disebut tanin, zat ini akan menghasilkan semacam endapan setelah bercampur dengan protein, yang disebut bezoar (suatu akumulasi benda-benda asing eksogen di dalam lambung atau usus).

Di dalam perut gadis kecil tersebut diatas telah menghasilkan beberapa bezoar, dan menempati ruang yang besar di dalam rongga perutnya, bahkan menyebabkan perpindahan organ anak itu.

Mungkin ada yang pernah mendengar tentang penyakit gastric bezoar-kesemek, yaitu campuran asam tanat dengan protein setelah makan kesemek.

Mari kita buat eksprimen berikut ini.

Tuang segelas susu di atas meja, seperti diketahui susu mengandung banyak protein.  Kemudian potong sejumlah kecil buah kesemek, lalu masukkan ke dalam gelas susu tadi, kemudian aduk sebentar, tak lama setelah itu akan terlihat banyak sekali partikel-partikel kecil di dinding gelas kaca tersebut, ini adalah koagulan yang membentuk gumpalan dalam jumlah besar.


Campuran kesemek dan susu akan menghasilkan endapan putih, yang berkemungkinan membentuk batuan. Makanan seperti susu, susu kedelai, makanan laut dan sebagainya serta beberapa makanan yang mengandung enzim, seng, besi, juga tidak boleh dimakan bersama kesemek. Misalnya, po cai (sejenis bayam).


Sekarang kita tahu, makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersama ketika sedang makan kesemek antara lain : Susu, kepiting, keduanya ini merupakan makanan tinggi protein. Selain itu, ubi jalar, yang merupakan makanan tinggi pati, juga mudah membentuk endapan yang sulit dicerna saat tercampur dengan asam tanat.

Begitu juga dengan po cai (sejenis bayam), karena po cai mengandung zat besi yang relatif tinggi. Ingat baik-baik, beberapa makanan yang disebutkan di atas jangan dikonsumsi bersama dengan kesemek.


Redaksi mengingatkan : Tidak peduli seberapa sehat/kuat fisik Anda, sebaiknya kurangi makan kesemek, satu hari cukup satu, jangan lebih, dan ingat jangan makan dalam keadaan perut kosong.

Selain itu, penderita diabetes juga sebaiknya jangan coca-coba makan kesemek, meskipun buah ini enak, tapi jangan rakus makan, dan lebih baik jangan mempertaruhkan nyawa anda sendiri. (Jhony/asr)

Share

Video Popular