[Erabaru.net] Di Amerika Serikat, lebih umum bagi orang untuk mengatakan bahwa mereka menghindari protein karena memiliki sensitivitas gluten tinggi , dibandingkan dengan negara lain.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti melihat tingkat relatif dari dua alasan utama yang diberikan orang untuk menghindari gluten: bahwa mereka memiliki penyakit celiac dan mereka memiliki kepekaan pada gluten.

Gluten adalah zat yang ada dalam biji-bijian sereal, terutama gandum, yang bertanggung jawab atas tekstur elastis adonan. Campuran dua protein, menyebabkan penyakit pada orang dengan penyakit celiac. Dari semua butiran gluten, dan gluten gandum memiliki kadar gliadin tertinggi.

Orang dengan penyakit celiac tidak bisa mencerna gluten secara normal. Orang dengan sensitivitas gluten merasakan sakit perut atau gejala lainnya saat mereka makan gluten, tapi mereka tidak menemukan tes positif untuk penyakit celiac dalam tes laboratorium.

Dalam studi baru tersebut, para periset menemukan bahwa orang-orang di AS melaporkan tingkat relatif tertinggi untuk menghindari gluten karena sensitivitas gluten dibandingkan dengan tingkat menghindarinya karena penyakit celiac: 30 persen orang Amerika dalam studi tersebut mengatakan bahwa sensitivitas gluten adalah alasannya mereka menghindari protein, menurut penelitian yang dipresentasikan Minggu, (7 Mei) yang baru lalu di Digestive Disease Week, sebuah pertemuan ilmiah yang berfokus pada penyakit pencernaan.

Di semua negara lain yang disurvei, persentase orang lebih tinggi menghindari gluten karena penyakit ini dan persentase yang lebih rendah menghindari protein karena sensitivitas gluten, kata para peneliti.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mensurvei lebih dari 9.000 orang di lebih dari 70 negara yang mengatakan bahwa mereka tertarik membeli perangkat yang mendeteksi gluten. Hampir 6.500 mengatakan bahwa mereka melakukannya karena penyakit celiac, dan lebih dari 2.500 orang mengatakan bahwa mereka menghindari gluten karena sensitivitas gluten.

Ada perbedaan besar dalam tingkat relatif penyakit celiac yang dilaporkan dibandingkan dengan sensitivitas gluten di negara-negara dan wilayah yang disurvei, kata penulis studi studi Haley Zylberberg, seorang peneliti di Celiac Disease Center di Columbia University di New York City.

Di Argentina, misalnya, tingkat sensitivitas gluten relatif jauh lebih rendah daripada di Amerika Serikat, dengan hanya 5 persen orang Argentina dalam survei tersebut yang mengatakan bahwa inilah alasan mereka untuk menghindari protein. Di Timur Laut, tingkat terendah: 26 persen orang dalam penelitian dari wilayah tersebut mengatakan bahwa mereka memiliki sensitivitas gluten.

Selain itu, para periset menemukan bahwa seperempat partisipan yang mengatakan bahwa mereka menghindari gluten (karena alasan keduanya) juga mengatakan bahwa mereka menghindari setidaknya satu makanan yang tidak mengandung gluten, seperti telur, susu, kerang, kedelai atau kacang pohon. Dan lebih banyak pertanyaan yang perlu ditanyakan, Zylberberg mengatakan, termasuk, apakah menghindari gluten membantu orang yang memiliki sensitivitas gluten dan apakah menghindari makanan lain juga menguntungkan kelompok ini.

Ada kemungkinan orang menghindari gluten karena mereka mengikuti tren kesehatan, seperti diet bebas gluten, dan menghindari makanan lain juga, Zylberberg menambahkan.

Apa itu penyakit celiac?

Celiac adalah alergi makanan yang mencegah tubuh untuk menggunakan beberapa nutrisi. Alergi ini adalah terhadap kandungan protein yang disebut gluten. Gluten ditemukan di banyak biji-bijian seperti jenis gandum (gandum hitam, atau yang terdapat dalam tepung). Alergi biasanya menyerang saluran pencernaan kecil yang adalah tempat di mana makanan berjalan setelah meninggalkan perut. Biasanya pertama kali muncul ketika bayi mulai memakan makanan yang mengandung gluten.

  • Ada banyak faktor risiko yang menyebabkan penyakit celiac, seperti:
  • Sejarah keluarga dengan celiac disease atau herpes
  • Sindrom Turner atau Sindrom Down
  • Penyakit kelenjar tiroid
  • Diabetes jenis 1
  • Sindrom Sjogren
  • Kolitis

Celiac sangat umum pada keturunan Eropa Barat. Sering kali diturunkan di dalam keluarga. Celiac tidak dapat disembuhkan tetapi bisa dikontrol dengan diet bebas gluten. (ran)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular