Erabaru.net. Beberapa waktu lalu, Korea Utara kembali menembakkan sebuah rudal balistik. Komandan komando Pasifik AS Harry Harris Jr, Rabu (17/5/2017) waktu setempat mengatakan, tindakan militer Korea Utara belakangan ini adalah “akar dari bencana”.

Ia memperingatkan bahwa kita tidak boleh bersikap acuh tak acuh menghadapi situasi Semenanjung Korea yang semakin memanas.

Dalam pembicaraannya dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Menlu Fumio Kishida dan Menteri Pertahanan Tomomi Inada di Tokyo, Komandan Komando Pasifik AS Harry Harris, Selasa (16/5/2017) mengatakan akan fokus pada program nuklir dan rudal Korea Utara, demikian dilansir dari laman The Associated Press.

Sebagaimana diketahui, Minggu pagi, (14/5/2017) lalu, Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal. Banyak ahli yang berpendapat mungkin itu adalah rudal Korea Utara yang paling canggih saat ini, dengan jangkauan yang lebih jauh dan tinggi daripada peluncuran sebelumnya.

“Hulu ledak nuklir komprehensif dan rudal balistik dari kedua teknologi itu, akan menjadi akar bencana jika jatuh ke tangan pemimpin seperti Kim Jong-un yang tidak menentu sikapnya,” kata Harris.

Menurutnya  Kim Jong-un tidak takut gagal di hadapan publik, dan setiap uji coba yang dilakukannya selalu berhasil, karena ini memungkinkan ambisi Korea Utara untuk memiliki kemampuan meluncurkan rudal berhulu ledak nuklir ke belahan dunia manapun semakin dekat langkahnya.

Sehubungan dengan ini, Harris meminta Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan untuk lebih lanjut  mengkoordinasikan bersama menghadapi ancaman itu.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Selasa sore (16/5/2017) waktu setempat mengadakan pembicaran dengan Komandan Komando Pasifik AS, Harry Harris yang tengah berkunjung ke Jepang. Abe dan Harris sepakat memberi tekanan dan mencegah Korea Utara mengembangkan senjata nuklir dan rudal. Selain itu keduanya juga sepakat memperkuat aliansi AS-Jepang.

“Rudal balistik yang ditembakkan Korea Utara pada Minggu pagi (14/5/2017) itu adalah ancaman serius pada Jepang dan Amerika Serikat, ini tidak bisa ditolerir. Jepang dan Amerika Serikat harus bekerja sama untuk memberikan tekanan pada Korea Utara,” kata Abe.

Sementara itu, Harris menyatakan bahwa provokasi Korea Utara tidak bisa ditolerir dan tindakan Korea Utara justeru lebih memperkokoh aliansi AS-Jepang. Sejauh ini, pengaruh aliansi AS-Jepang telah mulai meluas dari kawasan regional ke lingkup global. (jhoni/rp)

Sumber: Secretchina

Share

Video Popular