Temuan-temuan Ini Membuktikan “Sejarah” Kita Palsu

54

Erabaru.net. Benarkah sejarah yang kita pelajari selama ini?

Sejumlah besar peneliti meyakini bahwa peradaban manusia yang maju sudah ada selama jutaan tahun di Bumi.

Mereka menunjukkan sejumlah artefak yang tidak biasa. Artefak-artefak ini ditemukan dari berbagai belahan di dunia, dan menunjukkan sejarah Bumi yang sebenarnya di masa lalu. benar-benar sangat jauh berbeda dengan sejarah yang kita pelajari di sekolah.

Ada palu yang berusia 400 juta tahun sejarahnya.

Banyak studi teoritis yang mempelajari asal usulnya sejak awal ditemukan, dan yang terpenting, usianya yang menakjubkan. Tapi mungkinkah ia (palu) sudah ada sejak 400 juta tahu silam?

Bagi mereka yang skeptis mengatakan itu mustahil, mereka justru lebih percaya itu tak lebih dari sebuah lelucon. Palu itu ditanam di dalam batu, atau dengan kata lain ia sudah ada sebelum terbentuknya batu ini. Jadi, palu ini seyogianya sudah ada sejak ratusan juta tahun silam.

Namun, pasca ditemukannya palu itu telah memicu banyak teka-teki dari berbagai kalangan. Para peneliti memutuskan menyimpan temuan yang tidak biasa ini ke Somerwell Museum, Texas, AS.

Menurut penelitian di Metallurgical Institute of Columbia, bagian dalam palu tersebut pernah diproses secara karbonisasi, sementara kepala palu memiliki tingkat kemurnian besi yang hanya bisa diproses dengan teknologi modern.

Menurut analisis, kepala palu mengandung 97 %  besi murni, 2% klorin, dan 1% belerang. Yang lebih menakjubkan lagi, para peneliti juga menemukan besi dari palu itu telah diproses secara pemurnian dan pengerasan, ini adalah proses metalurgi yang khas abad kedua puluh.

Berdasarkan hasil analisis, batu yang membungkus palu itu dapat ditelusuri kembali ke zaman Ordovisium, atau era pada empat ratus juta tahun yang lalu.

Artefak-artefak ini ditemukan dari berbagai belahan di dunia, dan menunjukkan sejarah Bumi yang sebenarnya di masa lalu. (Video screenshot)

Ditemukan panci besi berusia 300 juta tahun di dalam batubara.

Kini, menemukan artefak aneh yang tertanam dalam batubara merupakan kejadian yang relatif umum. Berawal pada tahun 1851, ketika para pekerja di salah satu tambang di Massachusetts membongkar logam seng-perak yang tertanam dalam bentuk vas didalam blok batubara yang masih belum sempurna, yang berasal dari era Cambrian, sekitar 500 juta bertahun-tahun lalu.

Enam puluh satu tahun kemudian, ilmuwan Amerika di Oklahoma menemukan sebuah panci besi yang terpatri menjadi sebongkah batu bara berusia 312 juta tahun yang lalu.

Ini adalah produk logam yang sempurna, panci besi itu ditemukan tahun 1912 oleh Frank Kennard seorang pekerja di pembangkit listrik Municiple, Oklahoma. Dia menemukan sepotong batu bara besar dan memecahkannya dengan palu, kemudian sebuah panci jatuh dari pecahan batubara itu.

Kemudian, pada 1974, bagian dari struktur aluminium dengan asal yang tidak diketahui ditemukan di sebuah tambang batu pasir di Rumania. Sehingga kita bisa melihat ada banyak artefak yang ditemukan di masa lalu yang tidak dibicarakan pada media mainstream.

Orang-orang kurang tertarik tentang penemuan masa lalu yang menakjubkan dan tidak memiliki tempat di selain artikel tentang fashion, teknologi dan mobil. Artefak berumur 300 juta tahun ini sesuatu yang layak untuk dicermati, dan ada banyak kemungkinan terkait apa dan siapa yang menciptakannya.

Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami dan menjelaskan asal-usul artefak berusia 300 juta tahun itu.

Lalu apa pendapat anda terkait artefak-artefak yang ditemukan itu? Apakah menurut anda itu tak lebih dari sebuah lelucon belaka sebagaimana dikatakan oleh mereka yang skeptis? Atau artefak-artefak sebenarnya merepresentasikan makna yang lebih dalam?  (Jhony/rp)

Sumber: Secretchina