Asupan Jus Buah dan Risiko Diabetes

26
Ilustrasi (theepochtimes.com)

Oleh: Dr. John Briffa

Jus buah memang dikenal baik untuk kesehatan, namun saya meragukan apakah itu sesehat seperti yang mereka pikirkan.

Satu ciri dari jus buah adalah cenderung terlalu banyak tambahan gula di dalamnya. Banyak ditemukan jus buah yang kadar konsentrasi gulanya setara dengan minuman soft drink. Beberapa jenis jus (seperti jus anggur) mengandung gula yang lumayan banyak.

Sekarang, bila saya harus minum jus buah atau minuman soft drink saya akan memilih yang pertama. Jus buah lebih unggul dalam hal kemampuannya menyediakan nutrisi bagi tubuh. Tetapi, gula alami dari jus buah jauh dari minuman ideal bagi mereka yang mengoptimalkan kesehatan.

Saya tertarik membaca hasil studi yang baru-baru ini dipublikasikan di mana hubungan antara konsumsi sayuran hijau, buah-buahan, dan jus buah serta resiko diabetes diduga terjadi pada lebih dari 73.000 wanita selama jangka waktu lebih dari 18 tahun.

Hasil dari studi ini seperti berikut:

  • Konsumsi buah-buahan sebanyak tiga kali setiap hari terkait dengan 18% penurunan resiko diabetes.
  • Memperbanyak konsumsi sayuran hijau satu porsi sehari terkait dengan 9 % penurunan resiko diabetes.
  • Memperbanyak konsumsi jus buah sekali sehari terkait dengan kenaikan 18 % resiko diabetes.

Studi epidemiologi dari cara alami ini dapat menunjukkan bahwa mengonsumsi jus buah terkait dengan resiko diabetes, tetapi tidak dapat membuktikan bahwa jus buah dapat menyebabkan diabetes. Namun kadar gula alami yang tinggi dari jus buah memang merupakan sarana untuk menurunkan dampak diabetes yang sebenarnya.

Terkadang, kadar fruktosa yang tinggi dalam jus buah secara relatif tidak membahayakan kesehatan karena tidak memiliki kecenderungan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Namun, fruktosa adalah sesuatu yang tidak sehat dan dengan mengonsumsinya dapat memberi pengaruh terhadap kekebalan insulin, yang menandai awal munculnya diabetes.

Secara pribadi, saya tidak menganggap ini sebagai kejutan besar bahwa minum jus buah berdampak pada munculnya diabetes. Saran saya tetap sama, “berikan jus buah dengan keleluasan.”  (tnm/chris/rp)

Sumber: The Epoch Times