Erabaru.net. Sepintas, jika dilihat pantai ini sama seperti pantai lain pada umumnya. Namun, saat malam tiba, pantai ini dapat “menyala” seperti sedang memantulkan cahaya bintang.

Pantai-pantai di Republik Maladewa terkenal akan keindahannya, baik siang maupun malam. Pada siang hari, pulau-pulau indah ini dikelilingi oleh air jernih dan  pasir putih.  Pulau ini mampu membuat wisatawan yang datang merasa nyaman  dan memanjakan mata, pikiran serta batin dari tekanan hidup. Maladewa memang sangat indah dan menawan pada siang hari, namun keajaiban sesungguhnya akan muncul pada malam hari.

(Foto : Flickr)

Saat Matahari terbenam, laut di pantai-pantai Maladewa mulai bersinar. Ribuan titik biru elektrik membuatnya terlihat seperti Galaksi Bima Sakti versi air. Terlepas dari kemiripan ini, Anda tidak akan menemukan rasi bintang pada galaksi air ini. Jadi, apa sebenarnya penyebab lautan yang dapat bercahaya bak Galaksi Bima Sakti?

(Foto : Flickr)

Mereka sebenarnya adalah organisme! Profesor biologi bernama Cornell James Morin mengklasifikasikan mereka sebagai Krustasea Ostracoda. Bentuk tubuh organisme laut ini bersifat bioluminescent, yang artinya makhluk tersebut dapat  menghasilkan cahaya sendiri. Krustasea ini dilengkapi dengan organ khusus yang terbuat dari sel panjang yang mengeluarkan bahan kimia pemancar cahaya. Sel memancarkan dua zat kimia, yaitu zat protein yang disebut luciferin dan enzim yang disebut luciferase. Bila kedua zat kimia ini berinteraksi dengan oksigen di air laut, mereka dapat menghasilkan cahaya biru yang indah.

(Foto : Flickr)

Fenomena ini bukan diciptakan untuk kesenangan kita, meski keindahannya dapat menghipnotis manusia bak negeri dongeng. Jennifer Frazer menjelaskan dalam Scientific American bahwa krustasea ini menggunakan cahaya untuk perlindungan serta mencari ‘pengantinnya’. Krustasea ostracoda jantan memancarkan cahaya ini dalam denyut nadinya, sehingga terlihat seolah-olah cahaya tersebut berkedip. Pemandangan ini mampu menarik perhatian betina, sehingga mereka dapat menghasilkan lebih banyak bayi krustasea.

Cahaya juga merupakan mekanisme pertahanan mereka. Ketika para krustasea diserang, mereka mengerumuni pemangsa dengan cahaya terangnya. Morin menuliskan mekanisme ini dalam Fireflies of the Sea  tahun 1986 bahwa pertahanan mereka “kadang-kadang menyebabkan predator terkejut dan mengalami kebutaan sementara”.

(Foto : Pinterest)

Keindahan laut di pantai-pantai Maladewa ini hanyalah salah satu contoh fenomena luar biasa yang terjadi di planet kita. Mereka dapat mengubah pantai yang indah ini menjadi seperti di negeri dongeng. Jika Anda hendak merencanakan perjalanan, pertimbangkan untuk memasukkan  obyek wisata Pantai Maladewa sebagai destinasi utama wisata Anda.( shareably.net/Intan)

Share

Video Popular