Australia memang dikenal dengan pantainya yang indah, kehidupan alam fauna yang eksotik serta pemandangan yang menakjubkan!

Kita juga sering mendengar Australia dikategorikan sebagai ‘Land Down Under’ yang mengacu pada lokasi Australia di selatan belahan bumi dan berada ‘di bawah’ negara-negara lain.

Tapi pernahkah Anda mendengar tentang ‘Town Down Under’ yang dinisbatkan pada pusat kota  bawah tanah di negara tersebut?

Terletak di dalam kota tambang batu permata jenis opal , ada sebuah daerah yang bersuhu tinggi dikenal sebagai Coober Pedy

Coober Pedy mendapat namanya dari istilah masyarakat aborigin Australia yaitu ‘kupu-piti’.

Dari segi bahasa, ‘kupu-piti’ membawa pengertian ‘lubang orang putih’

Tahukah Anda mengapa mereka membangun sebuah kota di tengah-tengah daerah yang sangat terpencil?

Coober Pedy merupakan salah satu tambang batu opal yang paling besar di dunia. Karena itu, ada orang yang ingin menetap di daerah tersebut dan sanggup bertahan dengan kondisi suhu yang ekstrem.

Coober Pedy termasuk sebagai produsen opal terbesar di dunia

Sumber: Dailymail

Pada siang hari, suhu di daerah tersebut bisa mencapai 125 derajat Fahrenheit dan menurun tajam pada waktu malam. Suhu yang dingin pada malam hari menyebabkan banyak orang tidak mampu bertahan sehingga menewaskan 40 orang setiap tahun.

Sebagai solusi mengatasi persoalan itu, warga memutuskan untuk membangun pemukiman mereka di bawah tanah.

Area kota tersebut kini hanya ada di dalam tanah!

Kawasan perumahan bawah tanah di Coober Pedy digelar sebagai ‘dugouts’ pastinya akan mengagumkan Anda!

Sampai kini, ada hampir 1.500 rumah bawah tanah di Coober Pedy.

Beberapa rumah bawah tanah dilengkapi dengan kolam renang dan kamar tambahan. Bahkan, penduduk turut membangun sebuah area komunitas dengan berbagai fasilitas-fasilitas yang mereka butuhkan seperti toko perhiasan, penginapan dan juga gereja.

Kamar hotel juga bisa disewakan kepada para wisatawan

Sumber: Albert Llausas

Tidak hanya itu, kota bawah tanah ini juga memiliki toko buku yang menawarkan berbagai pilihan buku kepada masyarakat di sana.

Sumber: Remi Tu

Toko perhiasan ini  menawarkan batu permata opal sebagai perhiasan wanita.

Sumber: Lodo27

Menurut penduduk setempat, hidup di bawah tanah memiliki beberapa keuntungan tersendiri. Selain melindungi masyarakat dari kondisi suhu ekstrim, penempatan tersebut juga kedap suara. Justru, warga tidak perlu merasa khawatir akan mengganggu tetangga.

Selain itu, area perumahan bawah tanah ini tidak menggunakan sistem pemanas atau alat pendingin udara yang berkontribusi pada lingkungan lebih sehat.

Penduduk setempat juga berpeluang untuk menemukan permata opal ketika mereka menggali rumah dan kamar mereka lantas menjualnya pada harga yang tinggi sebagai sumber pendapatan.

Tak usah pikir panjang. Anda lihat sendiri video keunikan Coober Pedy. (Elite Readers/Erabaru.com.my/asr)

Share

Video Popular