Erabaru.net. Ketika terjadi kebakaran, alam bawah sadar orang-orang biasanya akan menggunakan handuk basah menutupi hidung untuk menyelamatkan diri. Namun, para ahli pemadam kebakaran mengatakan bahwa “anda salah besar jika menyelamatkan diri menggunakan handuk basah!”

“Cara penyelamatan seperti ini justeru akan “mencelakakan anda sendiri,” kata petugas pemadam kebakaran.

Karena banyaknya orang-orang yang selalu tergesa-gesa mencari “handuk basah” saat terjadi kebakaran, sehingga melewatkan peluang yang baik untuk menyelamatkan diri dan langsung terjebak dalam bahaya.

Satu setengah menit setelah terjadi kebakaran, gas beracun semakin tebal, jarak pandang semakin pendek, suhu asap dan konsentrasi gas beracun di dalam ruangan akan meningkat tajam. Jadi dihimbau sebaiknya segera selamatkan diri dari TKP, jika terlambat, maka yang harus anda lakukan adalah “Tutup pintu!”

Banyak petugas pemadam kebakaran menemukan bahwa sebagian besar korban kebakaran yang tewas bukan karena terbakar, tapi pingsan terhirup asap tebal lalu tewas. Jadi yang harus anda lakukan adalah menghindari asap tebal.

Coba bayangkan sejenak berapa lama waktu yang anda miliki untuk mencari atau menemukan handuk basah ketika terjadi kebakaran yang cukup hebat, dan berapa banyak handuk basah yang tersedia di rumah untuk sekeluara anda?

Terlebih lagi diantara sekian banyak kasus kebakaran yang tak terhitung banyaknya, sebagian besar belum tampak adanya asap tebal di sekitar orang-orang saat terjadi kebakaran, namun, karena ingin menyelamatkan diri sambil menggunakan handuk basah menerobos asap tebal.

Ini sama saja dengan bergerak dari tempat anda yang relatif lebih aman itu justru terperangkap dalam maut, hingga akhirnya tewas terjebak oleh kepungan asap yang semakin tebal.

  1. Handuk basah tidak bisa menahan suhu tinggi dari asap tebal.
  2. Mengambil handuk basah akan membuat anda tidak bisa melarikan diri dengan cepat.

Anda harus merangkak sambil berjalan maju ke depan di lokasi kebakaran, tapi bagaimana caranya anda merangkak sambil bergerak maju ke depan ketika tangan Anda memegang handuk basah sambil menutup hidung?

  1. Membuang-buang waktu yang berharga untuk menyelamatkan diri.

Reaksi pertama saat terjadi kebakaran adalah menyelamatkan diri, tapi jika anda justru lari ke kamar mandi untuk mencari handuk, kemudian direndam basah dan diperas, lalu lari ke pintu keluar, berapa lama waktu yang telah anda habiskan untuk ini ? Jika waktu yang sangat berharga ini digunakan hanya untuk mencari handuk, itu sama saja anda mengabaikan hal yang lebih utama yakni nyawa anda.

  1. Bagian lain dari mulut dan hidung tidak bisa dilindungi.

Bagian lain dari anggota tubuh semuanya berada dalam risiko suhu tinggi, hanya hidung dan mulut yang tertutup, tapi tidak memberikan bantuan apapun!

Agar dapat menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran, harap dicamkan! Sebaiknya selamatkan diri anda ketika melihat api, dan cari tempat perlindungan saat melihat asap tebal (kebakaran).

Bangunan modern sekarang sebagian besar terbuat dari bahan bangunan tahan api, jadi, ketika membuka pintu dan melihat banyak asap tebal di luar atau di bawah tangga, dihimbau sebaiknya jangan melarikan diri, tapi segera tutup pintunya.

Kecuali kebakaran terjadi cukup awal, dan Anda yakin bisa dengan aman menyelamatkan diri, jika tidak, maka mencari tempat perlindungan adalah cara terbaik untuk bertahan hidup. Sekali lagi diingatkan jangan sekali-kali anda bergerak dari tempat yang relatif lebih aman lalu berlari ke tengah suhu tinggi yang penuh resiko. (Zhang Xinyan / Editor: Li Ming-xin/Jhony/rp)

Sumber: NTD.TV

Share

Video Popular