Oleh: Chen Songling

Erabaru.net. Resensi buku: Pengungkapan Kehidupan dari Luar Planet Bumi

1-3 Kesaksian para Astronot

Pada Juli 2014, seorang warganet (netizen) disaat menggunakan “Google Earth” untuk menonton permukaan bulan. Di luar dugaan pada koordinat “27 ° 34’26.35 ‘lintang utara’” dan “19 ° 36’4.75 ‘bujur barat’” ditemukan olehnya suatu bayangan hitam aneh, persis berbentuk sesosok manusia raksasa.

Dalam foto, bayangan itu bukan saja memiliki kepala, tapi juga memiliki tubuh langsing dan empat anggota badan, sangat mirip dengan penampilan manusia, temannya itu dalam waktu singkat telah menjadi viral.telah

Namun kabar ini, bagi para astronot yang selama setengah abad ini melihat banyak kehidupan di luar bumi secara pribadi, mungkin sudah hal biasa.

Yang dilihat para astronot AS

Sudah sejak 1961, astronot Rusia, Yuri Gagarin merupakan astronot pertama yang berhasil mengitari bumi sebanyak satu putaran dari luar angkasa. Pada 1969, keberhasilan Amerika Serikat mendaratkan tiga astronotnya di permukaan bulan, bersama dengan banyak astronot lain, mereka semuanya pernah terkesima ketika menyaksikan kehidupan di luar bumi.

Meskipun pemerintahan mereka diam seribu bahasa, namun sebagian besar orang percaya bahwa penelitian semacam ini tidak pernah berhenti, dan bahkan sejumlah orang berpandangan bahwa pemerintah telah memiliki semacam kesepakatan (consensus) dengan manusia planet lain (alien).Pada 1973, NASA untuk kali pertama mempublikasikan hasil misi pendaratan ke bulan. Menurut sebuah pernyataan rahasia bahwa 25 orang astronot yang terlibat dalam misi Apollo dalam pendaratan ke bulan semuanya pernah melihat penampakan UFO di atas angkasa bulan.

Mantan kepala perencanaan pendaratan ke bulan yakni Wernher von Braun (1912 ~ 1977), seorang insinyur roket Jerman-Amerika yang disegani, semasa hidupnya pernah menyatakan bahwa beberapa misi pendaratan ke bulan telah mengalami pengawasan oleh suatu kekuatan misterius dari luar bumi.

Pada 1979, mantan direktur komunikasi NASA Maurice Chatelain justru setelah pensiun menyatakan bahwa para astronot di angkasa bulan dalam menjumpai UFO adalah suatu hal yang “normal”. Ia mengatakan, “Semua pesawat ruang angkasa pernah diikuti oleh UFO pada jarak tertentu atau jarak dekat, setiap kali ini terjadi, astronot akan menghubungi pusat misi.”

Tapi pada waktu itu berita ini kalau bukan diabaikan oleh pihak pemerintah tentu ditekan oleh opini publik. Beberapa tahun terakhir inilah fakta-fakta yang dianggap sebagai “lelucon konyol” itu baru muncul kembali ke permukaan.

Pada 2009 adalah peringatan pendaratan Apollo 11 ke bulan yang ke 40. Andrew Chainkin yang memperoleh reputasi sebagai “Penulis terbaik dalam pencatatan sejarah ruang angkasa” di zaman ini telah menerbitkan sebuah buku. Isinya telah mengumpulkan hasil wawancara terhadap 24 orang astronot yang pernah mendarat atau melakukan pengamatan terhadap bulan, hal mana telah mengungkapkan rahasia yang sudah berlangsung selama 40 tahun.

“Sejumlah misi pendaratan ke bulan telah diawasi oleh suatu kekuatan misterius dari luar bumi”. Demikian pernyataan dari mantan kepala perencanaan pendaratan ke bulan, Wernher von Braun (1912 ~ 1977), insinyur dalam bidang roket Jerman-Amerika yang disegani. (internet)

Sebelum Neil Alden Armstrong (1930 – 2012) mengucapkan kata-katanya yang terkenal, “Ini adalah sebuah langkah kecil saya”, module Eagle sebetulnya sudah mendarat selama 6 jam, tetapi karena menghadapi sinar kuat yang menyilaukan dan penampakan UFO, operasi ditangguhkan untuk sementara. Buku yang berjudul “Suara dari Bulan (Voice from the Moon)” itu merinci fakta yang mengejutkan.

Di dalam buku itu dijelaskan, ketika astronot hendak menginjakkan kakinya di bulan, tiba-tiba Aldrin (Buzz Aldrin) berteriak, “Ada cahaya, paparan cahaya terang!”

Stasiun pengendali menanggapi, “Apakah itu? Mission Control console memanggil Apollo 11″.

Armstrong langsung mengubah saluran dan mengatakan pada pusat control, “Saya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di sini”.

Stasiun pengendali bertanya, “Bagaimana? Apakah ada yang tidak beres?”

Armstrong menjawab, “Benda-benda “pusaka” ini sungguh besar, Pak⋯⋯banyak sekali⋯⋯ Oh, Tuhan! Anda tidak akan mempercayai itu, saya beritahu Anda, ada pesawat ruang angkasa lain di luar sana⋯⋯berjajar di tepi kawah berbentuk gelang …… “mereka” sedang mengawasi kami di atas bulan……”  (pur/whs/rp)

BERSAMBUNG

Share

Video Popular