Erabaru.net – Pemerintah resmi menetapkan awal bulan Ramadhan 1438 H jatuh pada Sabtu (27/5/2017). Seluruh umat Islam di Indonesia mulai melaksanakan berpuasa dimulai waktu imsak hingga waktu berbuka puasa.

Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) menyampaikan pesan Ramdhan kepada seluruh umat Islam  di Indonesia dengan menyerukan untuk meningkatan kualitas ibadah masing-masing dan peduli sesama.

Ketua Umum PBNU,KH. Said Aqil Siroj dalam pesannya menyampaika bahwa semoga di bulan yang penuh dengan keberkahan ini, bangsa Indonesia umumnya dan masyarakat muslim khususnya, senantiasa mendapatkan keberkahan dalam menjalankan segala aktivitasnya.

Selain itu, bulan suci Ramadhan adalah momentum yang tepat bagi semua untuk senantiasa meningkatkan ibadah, bermuhasabah, merefleksikan diri serta terus berusaha memperbaiki kekeliruan dan kesalahan yang telah kita perbuat, disengaja atau pun tidak.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan pembakaran hawa nafsu. Mari bersama-sama berlatih dan menggembleng diri untuk berjihad mengalahkan hawa nafsu diri kita sendiri,” kata Ketua PBNU dalam tausyiah tertulis.

Dalam Tausyiahnya, Said Aqil Siroj menyerukan memperbanyak membaca dan sekaligus meningkatkan kualitas perenungan makna dan kandungan Alquran. Membaca saja tidak cukup dan  harus belajar untuk terus merenungkan kandungan dan makna Al-Quran agar tidak jatuh ke dalam pemahaman yang salah.

Pada bulan Ramadhan, PBNU menyerukan  berlomba-lomba meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah. Berusaha menjadi manusia yang berguna bagi kehidupan sesama. Berusaha menjadi hamba yang memiliki kesalehan ritual dan sekaligus kesalehan sosial.

PBNU juga menyampaikan bahwa untuk tingkatkan jalinan persaudaraan dengan jalan saling menghormati, baik antar sesama maupun dengan yang berbeda. Hindari dan hentikan caci maki. Hindari dan hentikan saling menghujat di media sosial. Hindari dan hentikan saling mengolok dan membeci. Mari hormati perbedaan dan junjung tinggi persatuan.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak segenap umat Islam dan warga Nahdliyin untuk menyalurkan sedekah dan zakatnya kepada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah Nahdlatul Ulama ( NU CARE LAZIS-NU). (asr)

Share

Video Popular