Erabaru.net. Banyak orang menghabiskan banyak waktu di depan cermin, seperti melakukan make up, membersihkan sesuatu yang mengotori wajah, hingga melihat penampilan diri. Tapi apakah kita memperhatikan hal-hal yang penting dalam pantulan bayangan kita?

Sebenarnya, pantulan Anda bisa mengatakan lebih banyak dari yang Anda kira. Ada hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Inilah tanda-tanda masalah kesehatan yang akan membuat Anda mampu mendeteksi beberapa masalah penting pada tahap awal, ketika Anda bercermin.

1. Rambut beruban sebelum usia 40 tahun

(Foto: Chat)

Rambut uban, rambut yang berubah warna menjadi abu-abu adalah proses penuaan alami, jadi jika Anda sudah berusia di atas 40 tahun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun seorang dokter, Devid Bank, mengatakan bahwa memiliki rambut uban saat usia di bawah 40 tahun dapat dipicu karena anemia, masalah tiroid, kekurangan vitamin B12 atau bahkan vitiligo.

Kemungkinan lain adalah karena genetika. Jadi jika Anda melihat satu atau dua helai rambut putih, mungkin Anda tidak perlu memikirkannya dengan sangat serius. Kita harus tetap tenang. Bicaralah dengan dokter Anda yang akan memberi Anda beberapa tes, bisa jadi itu karena faktor genetik.

2. Pengeriputan pada cuping / lobus telinga

(Foto: Siljeaustnes.com)

Keriput di cuping telinga juga menjadi tanda penuaan. Namun, beberapa peneliti mengatakan bahwa semua itu mungkin timbul karena menderita masalah jantung. Secara khusus, satu publikasi medis mengatakan bahwa pasien dengan penyakit arteri koroner memiliki “lipatan” di cuping telinga. Jadi, jika Anda masih berusia muda, perhatikan jugalah cuping di telinga Anda ketika bercermin.

3. Kelopak mata menurun/ terkulai

(Foto: Youtube.comm)

Menurut Institut Selandia Baru, kelopak mata yang menurun, bisa berarti masalah pada sistem saraf. Hal ini juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit yang disebabkan akibat terpapar sinar Matahari. Penglihatan bisa jadi semakin buruk karenanya.

Ptosis kelopak mata juga bisa disebabkan oleh kelopak mata yang terkulai. Jika masalah ini tiba-tiba muncul dan Anda tidak mengalami gejala lain, seperti sakit kepala atau penglihatan kabur, Anda harus segera menemui dokter, sekalipun memang Anda yakin hal tersebut adalah hal yang normal terjadi!

4. Leher membengkak

(Foto : Blog.paleohacks.com)

Terkadang leher dapat membengkak karena tidur terlalu lama atau karena alasan lain. Namun, jika bagian belakang leher menjadi lebih besar, Anda mungkin memiliki masalah tiroid, terutama jika Anda memiliki gejala lain seperti perubahan mood, perubahan denyut nadi dan suhu tubuh. Dalam kasus ini, ahli endokrinologi adalah dokter yang Anda butuhkan.

5. Kuku yang buruk

(Foto: Pinterest.com)

Para ahli mengatakan bahwa kuku bisa menjelaskan tentang masalah kesehatan. Jangan abaikan perubahan warna dan bentuk kuku. Jika Anda melihat garis horizontal pada kuku, Anda mungkin memiliki beberapa penyakit atau telah mengonsumsi makanan yang tidak seimbang. Namun jika kuku Anda berbentuk seperti sendok, itu mungkin menunjukkan gejala anemia.

6. Alis memendek

(Foto: Youqueen.com)

Jika alis Anda memendek karena rambut rontok, hormon tiroid Anda rendah. Jika hormon tiroid rendah, maka dapat menyebabkan perubahan hormon dan metabolisme tubuh.Ingat bahwa hipotiroidisme menyebabkan rontoknya rambut secara menyeluruh, namun jika dari awal alis Anda memang pendek dan tipis, Anda tidak perlu panik.

7. Mata menguning

(Foto: Acuvue.ru)

Mata kekuningan bisa disebabkan karena kelelahan. Namun, jika Anda melihat hal ini dalam waktu yang cukup lama, Anda mungkin menderita penyakit kuning.

“Jaundice”, yang juga dikenal sebagai penyakit kuning, adalah noda kekuningan pada kulit dan sklera [bagian putih mata] yang disebabkan oleh peningkatan kadar pigmen empedu dalam darah, bilirubin. Jadi perhatikanlah mata Anda ketika bercermin.

8. Kulit menghitam tanpa melakukan sun bath

(Foto: Vogue)

Jika kulit Anda gelap tanpa sebab, Anda mungkin menderita insufisiensi adrenal yang merupakan jenis penyakit langka. Gejala lainnya adalah Anda mengalami kelelahan dan kelemahan. Kabar baiknya adalah bahwa penyakit itu bisa disembuhkan.

9. Kulit kasar

(Foto: Sheabutter.com)

Keratosis adalah bintik kasar dan tebal pada kulit. Mereka kebanyakan jinak, tapi jika muncul setelah berjemur, itu bisa berarti kanker kulit stadium awal. Ada dua jenis bintik tersebut, yaitu: seborrheic dan actinic.

Yang pertama, seborrheic yang ditandai dengan munculnya bintik jinak pada kulit. Penyakit ini banyak diderita orang tua. Ini tidak memerlukan pembedahan, kecuali orang tersebut ingin menyingkirkannya karena alasan estetika.

Tipe kedua, actinic bisa menyebabkan karsinoma sel skuamosa. Dalam kasus ini, potongan keratosis harus dikeluarkan melalui operasi untuk menghindari resiko kanker.

Harap diingat: jika Anda menemukan bintik-bintik kasar pada kulit, jangan panik. Hanya seorang profesional yang bisa mendiagnosis penyakitnya.

10. Bibir pecah – pecah

(Foto: Wisehomeremedies.com)

Bibir pecah – pecah merupakan gejala yang normal di musim dingin. Gunakan salep atau krim untuk mengatasi masalah ini. Namun, kekurangan vitamin atau vitamin B kompleks, atau kelebihan vitamin A mungkin merupakan sebab lain dari munculnya penyakit ini.

11. Noda merah pada wajah

(Foto: Fightfibromyalgia.net)

Banyak wanita berusia antara 30 dan 55 tahun memiliki pipi yang memerah. Ini adalah reaksi vaskular khas terhadap stres, memakan makanan pedas atau sinar Matahari.

Namun, jika ini sering terjadi, itu bisa menjadi gejala Rosacea. Penyakit ini bisa diobati, namun berobatlah kepada seorang yang profesional dan ahli dalam masalah ini.

12. Keratosis pilaris (Shaggy Skin)

(Foto: Goodhousekeeping.com)

Ketosis pilaris bukanlah suatu penyakit yang berbahaya. Kulit dengan penyakit ini ditutupi dengan titik-titik kecil, seolah-olah itu adalah hal yang menyeramkan. Tidak ada obat untuk menyembuhkannya, tapi Anda bisa mengatasi masalah dengan menggunakan pelembab dan scrub.

13. Kaki dingin

(Foto: Huffingtonpost.ca)

Memiliki kaki dingin secara permanen bisa menandakan masalah pada pembuluh darah. Ini juga bisa disebabkan oleh sindrom Raynaud yang merupakan gejala beberapa penyakit autoimun. Ingatlah bahwa tanda penting lain dari sindrom ini adalah perubahan warna kaki Anda. Jadi, jika Anda mengalami kaki dingin selama beberapa waktu, perhatikanlah warna kaki Anda ketika bercermin.

Jika Anda telah menemukan gejala-gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter!

Kita biasanya tidak memikirkan gejala-gejala penyakit sampai penyakit tersebut benar-benar terjadi. Ingat bahwa banyak di antara penyakit sesungguhnya dipicu oleh stres dan gangguan pada aspek psikis lainnya, namun yang  paling umum dialami semua orang adalah stres, jadi usahakan hindari hal-hal yang membuat Anda stres, dan lakukan hal-hal yang menjauhkan Anda dari stres.

Silahkan bagikan artikel ini kepada teman-teman dan keluarga, agar mereka juga bisa merasakan manfaat yang sama.( perfeito.guru/Intan)

Share

Video Popular