Erabaru.net. Seekor kucing memakai SmartTag. SmartTag merupakan perangkat yang diproduksi oleh Perusahaan Internasional Suga, yang memantau tingkat aktivitas hewan peliharaan, di Hong Kong, Tiongkok, diluncurkan pada tanggal 14 Maret 2017. REUTERS / Bobby Yip

Perusahaan pembuat perangkat elektronik seperti Perusahaan Internasional SUGA di Hong Kong (0912.HK) dan perusahaan lain mulai berinovasi untuk membuat alat yang dapat dengan mudah digunakan pada hewan peliharaan, seperti kerah pintar, kalung dan pengumpan.

Kepemilikan hewan peliharaan, yang dikecam sebagai kebiasaan borjuis selama Partai Komunis berkuasa di Tiongkok lebih dari 60 tahun yang lalu, telah populer kembali di kalangan masyarakat kelas menengah yang tumbuh di negara itu.

REUTERS/Bobby Yip
REUTERS/Bobby Yip

Lia Yang Liu, 39, seorang dosen sastra Mandarin di sebuah universitas di Beijing, membeli pelacak GPS yang bisa menempel pada rantai leher anjingnya.

“Perangkat ini benar-benar membantu saya sekali, karena saya dapat mengetahui keberadaan lokasi anjing saya lewat rantai leher yang didalamnya terdapat GPS,” kata Liu.

Dia dulu termasuk orang yang skeptis terhadap produk-produk seperti ini.

“Saya pikir iklan hanya membesar-besarkan efeknya. Saya tidak percaya perangkat ini bisa menerjemahkan bahasa hewan peliharaan untuk kita,” tambahnya.

Pasar perangkat elektronik hewan peliharaan di Tiongkok masih cukup kecil namun beberapa perusahaan diperkirakan dapat tumbuh seperempat atau bahkan lebih cepat lagi lebih setiap tahunnya, seperti perusahaan PetPace LLC, Pelatih Whistle Labs Inc, Inovasi, Fitbark dan DeLaval milik Ford Petcare.

Alfred Ng, Ketua Staf Teknologi  di Perusahaan Suga, memperkirakan Tiongkok sekarang telah mempengaruhi pasar global sebesar 5%. Menurut perusahaan intelijen pasar AS berdasarkan perkiraan Penelitian Transparansi Pasar Global bernilai $ 1 miliar pada akhir 2016.

Alfred memperkirakan bahwa pangsa pasar Tiongkok akan melonjak menjadi lebih dari 20 persen pada 2024, dimana pada saat Penelitian Transparansi Pasar Global memperkirakan pasar global akan bernilai setidaknya $ 2,5 miliar.

Perusahaan SUGA memproduksi teknologi yang dapat dan mudah dipakai (teknologi wearable) yang dapat memantau kesehatan, asupan makanan dan memeriksa emosi hewan peliharaan.

Chen Xufeng, manajer pemasaran perusahaan Technologi Lekong IOT, perusahaan perangkat lunak berbasis di kota Guangzhou, Guangdong ini mengharapkan pasar Tiongkok di bidang perangkat elektronik hewan peliharaan dapat tumbuh hingga 20 – 25% dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

“Ada lebih dari 10 juta produk yang dapat dipakaikan ke hewan peliharaan, dimana produk itu siap dijual di pasar Tiongkok setiap tahun,” kata Chen.

IDTechEx, sebuah perusahaan riset pasar independen, mengatakan ada 300 produsen gadget khusus untuk hewan peliharaan yang digunakan di seluruh dunia, dan hampir setengahnya berbasis di Tiongkok. Diperkirakan jumlahnya akan naik menjadi 500 saat pasar telah berkembang.

Ava Lui, 33, seorang ahli IT di Hong Kong, memiliki tiga ekor kucing dan seekor anjing. Lui telah melengkapi hewan peliharaannya dengan kerah berteknologi wearable yang dapat memantau aktivitas dan asupan makanan mereka.

“Saya hanya berharap mereka tidak akan sakit ataupun terluka, semakin sedikit saya membawa mereka untuk menemui dokter hewan semakin banyak waktu yang bisa saya habiskan untuk bermain bersama mereka. Itulah yang saya rasakan saat menggunakan alat ini,” ujar Lui.

Share

Video Popular