Erabaru.net. Kekhawatiran adalah kejahatan yang tidak penting dalam kesehatan mental Anda. Beberapa menganggapnya hanya kebiasaan buruk yang bisa dihilangkan melalui latihan.

Beberapa orang berpikir bahwa kekhawatirkan dapat membantu otak kita agar belajar dari pengalaman masa lalu dan mempersiapkan diri akan hal baru. Entah baik atau buruk, kekhawatiran membuat otak kita memusatkan pikiran dan perhatian pada masa depan yang tidak pasti dan tidak dapat kita kendalikan.

Dikatakan jika depresi berfokus pada kejadian masa lalu yang ingin Anda ubah, sementara kekhawatiran berfokus pada kejadian masa depan yang tidak dapat Anda kendalikan. Bisa juga dikatakan, kekhawatiran membuat Anda berpikir tentang tindakan yang dapat Anda ambil untuk menghadapi masa depan yang diluar kendali Anda. Pada artikel ini, kita akan melihat cara aktif yang bisa Anda gunakan untuk melatih otak Anda supaya berhenti mengkhawatirkan sesuatu.

Tuangkan  kekhawatiran yang ada  dalam otak Anda ke dalam bentuk tulisan

Bila Anda melatih otak Anda agar berhenti dari rasa khawatir, teknik yang satu ini dikatakan paling ampuh. Jika otak Anda menahan Anda di malam hari dengan memikirkan sesuatu, tuangkanlah apa yang Anda pikirkan ke dalam bentuk tulisan di atas kertas atau format elektronik. Dengan melakukan hal itu, otak Anda bisa bernapas lega karena tidak perlu lagi menghabiskan energi untuk mengingat detail-detail ini.

Menuliskan juga merupakan cara Anda untuk memberi tahu otak agar tidak perlu mengkhawatirkan sesuatu lagi, dan menuliskan apa yang Anda khawatirkan saja sudah cukup. Otak Anda sekarang telah diberi tahu untuk memasukkan sumber daya untuk memecahkan suatu masalah, daripada harus mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi.

Mengapa menuliskannya? Para ilmuwan sekarang memiliki bukti bahwa penderita kekhawatiran kronis juga merupakan penyebab masalah kronis. Para ilmuwan di jurnal Anxiety, Stress & Coping memberi kesempatan kepada orang yang suka mengkhawatirkan sesuatu untuk menuliskan tiga hal dari situasi yang mereka khawatirkan, kemudian mereka menganalisis jawabannya untuk menemukan solusi praktis. Para ilmuwan mengatakan ‘Semakin banyak peserta mengkhawatirkan topik yang diberikan, semakin sedikit konkretnya isi dari elaborasi mereka’. Hasilnya menantang pandangan bahwa kekhawatiran dapat mendorong analisis masalah yang lebih baik. Sebaliknya, mereka menyesuaikan diri dengan pandangan bahwa khawatir adalah respons penghindaran berpikir logis.

Meditasi untuk mengosongkan otak

Meditasi dapat membantu melatih otak Anda untuk berhenti dari rasa khawatir. Ilmuwan mempelajari efek meditasi dan menemukan bahwa meditasi sangat baik untuk mengurangi kecemasan kognitif, atau mengkhawatirkan sesuatu hal,  dan telah dipublikasikannya dalam jurnal Psychosomatic Medicine. Meskipun beberapa orang tidak punya waktu untuk bermeditasi, meditasi mudah seperti ini masih dapat dilakukan di tengah-tengah waktu sibuk Anda, dengan menutup mata sekarang, minimal selama 30 detik. Meditasi juga dapat dilakukan untuk menghilangkan sumber stres lainnya, dan ampuh melatih otak Anda untuk berhenti khawatir.

Anda dapat mengambil sedikit waktu untuk menghindari kebisingan non-alami dalam hidup, dan Anda dapat membuat pikiran Anda berfokus pada apa yang paling penting bagi Anda, sekarang dan di masa depan. Gagasan yang mengkhawatirkan mungkin akan datang kepada Anda saat Anda bermeditasi, dan ini normal. Mereka yang telah menguasai seni pelatihan otak untuk berhenti khawatir merekomendasikan untuk mengamati pikiran yang mengkhawatirkan saat mereka memasuki keheningan, dan hanya melihat mereka lewat seperti awan yang tertiup angin di siang hari

Berlatih menggerakan tubuh

Kekhawatiran dapat mengajarkan bagaimana otak Anda belajar bertahan untuk untuk mengaktifkan sistem pertarungan atau perlawanan. Jika seekor kucing liar melompat ke arah Anda, Anda langsung merasakan adrenalin, dan respons ketakutan yang sama juga terjadi pada tubuh Anda saat Anda khawatir, hanya pada tingkat yang jauh lebih rendah dan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Studi yang sama di jurnal Psychosomatic Medicine menemukan bahwa olahraga, sangat bagus untuk tubuh Anda saat merasakan gejala kekhawatiran, seperti misalnya rasa gelisah.

Olahraga tampaknya memberi tubuh alasan sekunder untuk detak jantung dan keringat yang cepat, yang juga kita rasakan saat kita sedikit merasa khawatir. Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah, yang merupakan gejala stres lain dalam tubuh. Jika Anda merasa bahwa Anda sedang khawatir, berjalanlah ke luar 5-10 menit jika memungkinkan. Hargai pemandangan dan suara alam sambil memusatkan perhatian pada gerakan anggota badan dan nafas yang Anda ambil.( sparkofgoodness.com/Intan)

Share

Video Popular