Erabaru.net. Selama pemerintahan Kaisar Xuanzong pada Dinasti Tang, Jenderal Li Sixun dan putranya Li Zhaodao sama-sama ahli dalam membuat lukisan pemandangan Tiongkok.

Orang-orang pada waktu itu memanggil mereka sebagai Jenderal Senior Li dan Jenderal Junior Li.

Lukisan pemandangan Li Sixun lebih unggul karena memiliki gaya yang unik. Lukisan gunung dan sungainya tak tertandingi dan indah dalam komposisi warna dan guratan kuas.

Dia juga unggul dalam melukis burung, hewan, dan tumbuhan. Putranya Li Zhaodao adalah seorang pelukis ulung, namun karya-karyanya kurang rinci dan tidak begitu artistik. Meskipun karyanya sangat bagus, namun karyanya tidak bisa mirip dengan gaya dan kekuatan goresan lukisan ayahnya.

Lukisan pegunungan dan sungai Li Sixun sangat indah dan tak tertandingi dalam komposisi warna dan sapuan kuas. Dia juga unggul dalam melukis burung, hewan, dan tumbuhan. (Gambar: Epoch Times)

Kaisar Xuanzong memanggil Li Sixun dan memintanya untuk melukis di dinding Istana Datong.

Keesokan paginya setelah Li Sixun menyelesaikan pekerjaannya, Kaisar Xuanzong mengatakan kepadanya, “Tadi malam, saya mendengar suara air mengalir dari sungai-sungai di pegunungan yang Anda lukiskan di dinding layar. Anda memang pakar lukisan ilahi pertama dan satu-satunya dari negara ini.”

Sementara karya seni anaknya dikenal sebagai karya yang luar biasa, lukisan China Li Sixun sendiri dikenal sebagai lukisan ilahi. (jul/rp)

Share

Video Popular