Erabaru.net. Ada orang yang terlahir dengan normal, namun ada juga yang harus terlahir dengan prognosis, atau sebuah vonis dokter mengenai penyakit yang dialaminya. Namun demikian, orang yang terlahir dengan prognosis juga masih dapat  tumbuh dan berkembang dengan selamat dan  sehat, meski itu semua berkat keberuntungan yang mereka miliki.

Salah satunya adalah seorang bayi perempuan bernama Vidisha yang harus menjalani operasi selama 12 jam dan 6 serangan jantung, di usia yang baru menginjak 45 hari pasca kelahirannya.

Suatu hari, bayi yang lahir di Kota Kalya, India ini tidak sadarkan diri setelah makan dan muntah. Mereka dengan cepat membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, orang tua sang bayi harus menerima kabar buruk dari dokter, bahwa Vidisha menderita kelainan jantung yang membahayakan nyawanya. Dia harus segera menjalani operasi , namun operasi tersebut tidak bisa menjamin keselamatan Vidisha, baik selama operasi maupun pasca operasi.

Setelah 12 jam operasi dilakukan, Vidisha dapat bernapas, namun sangat lemah. Paru-parunya tidak dapat berfungsi dengan normal dan dia mengalami gagal jantung. Vidisha menderita transposisi arteri jantung, dimana darah dalam arterinya mengalir ke arah yang  berlawanan dengan keadaan semula.

Beruntungnya, Vidisha berhasil bertahan dari ambang kematiannya. Keluarganya berjanji untuk selalu ada bersamanya, selalu mendukungnya, meski kemungkinan sembuhnya sangat kecil, bahkan hampir tidak ada.

Mereka tidak peduli seberapa singkat Vidisha dapat bertahan hidup, yang terpenting mereka dapat melanjutkan hidup dan berharap yang terbaik di masa depan bagi Vidisha dan keluarganya.(perfecto.guru/Julius)

Share

Video Popular