Oleh : Chen Jun cun

Erabaru.net – Darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan sel, dan karbon dioksida dari jaringan ke paru-paru, membawa produk metabolisme, nutrisi, hormon, enzim, zat biologis aktif, dan bertanggungjawab untuk pengiriman produk akhir metabolisme pada organ sistem ekskresi.

Berbagai organ tubuh tidak akan berfungsi dengan normal jika kekurangan darah, bahkan akan tewas karena kekurangan oksigen. Kalau begitu, berapa banyak volume darah manusia dalam kondisi normal ?

Dr. Daniel Landau, seorang hematologis dan onkologis dari Pusat Kanker Universitas Florida, Amerika Serikat mengatakan, kandungan darah yang ada di dalam tubuh orang dewasa sekitar 1.2 – 1.5 galon (4,5 – 5,7 liter). Proporsi mereka (darah) sekitar 8%-10% dari berat badan.

Sebagai contoh, jika seseorang memiliki berat 120 pon (54 kg), maka darah yang ada dalam tubuhnya antara 9,6-12 pon (4,4-5,4 kg).

Namun, untuk anak yang berusia 5 atau 6 tahun, volume darahnya kurang lebih sama dengan jumlah darah orang dewasa karena tulang dan otot mereka jauh lebih kecil, jadi, sehingga proporsi darah mereka akan jauh lebih tinggi daripada orang dewasa.

Sementara untuk bayi yang baru lahir, dengan berat badan antara 2,3 hingga 3,6 kilogram, kandungan darah yang terdapat dalam tubuhnya hanya  0,2 liter.

Ketika orang dewasa menyumbangkan darahnya, staf medis akan menambil 1 pint (sekitar 0,5 liter) darah mereka. Masa hidup sel darah adalah 120 hari dan tubuh selalu membuat sel darah baru dari sumsum tulang belakang.

“Tetapi tubuh tetap memerlukan waktu untuk memproduksi sel darah baru. Jadi, donor darah tidak bisa dilakukan setiap hari,” Biasanya membutuhkan waktu empat hingga enam minggu,” jelas Landau.

Bagi orang dewasa, darah mengandung sekitar 0,8 galon (3 liter) darah yakni plasma darah, sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Vitamin, elektrolit dan nutrisi lainnya akan larut dalam darah, kemudian dipasok ke sel-sel dan organ masing-masing di seluruh tubuh.(Jhony/asr)

Share

Video Popular