Erabaru.net. Wanita ini telah berusaha selama bertahun-tahun untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang ibu, hanya untuk mengalami keguguran berkali-kali.

Melissa Kayser, 33, mulai kehilangan kepercayaan dirinya setelah mengalami beberapa kali keguguran, yang jika ditotal telah mencapai Sembilan kali.

Rasa sakit yang tak tertahankan, memutuskan  Kayser untuk menyerah pada impiannya untuk memiliki seorang anak.

Setelah bertahun-tahun menjalani perawatan bayi tabung dan fertilitas tidak membuahkan hasil, dokter dengan tenang mengatakan kepada Kayser bahwa dia memerlukan orang lain sebagai pengganti.

Orang yang bersedia meminjamkan rahimnya untuk melakukan bayi tabung. Namun itu bukanlah sesuatu yang bisa dia siapkan dengan segera.

“Saya sangat terpukul karena berpikir bahwa wanita dilahirkan untuk melakukan satu hal, yaitu untuk bereproduksi. Dan jika Anda tidak dapat melakukan hal tersebut, Anda akan merasa gagal sebagai seorang wanita,” kata Kayser.

Kayser mengaku, ia tidak tahu apakah dirinya dapat menerima wanita lain secara emosional untuk bisa membawa anaknya.

Tapi tampaknya harapan Kayser dapat muncul kembali setelah kakak Kayser, Lisa Auten menyaksikan tahun-tahun perjuangan dan patah hati yang dilalui adiknya. Auten memutuskan untuk membantu adiknya itu.

“Saya tidak tahan melihat Melissa mengalami kerugian setelah kehilangan janinnya beberapa kali. Dia sangat menderita dan dia hanya benar-benar menginginkan anak. Jika saya bisa membantu memberinya anak, maka saya akan melakukannya,” kata Auten.

Auten mengajukan diri sebagai pengganti Melissa dan dokter dengan cepat memulai persiapan prosedurnya.

Mereka memberitahu para suster bahwa rahim Auten akan ditanamkan dua embrio, metode standar yang membantu memastikan bahwa salah satu embrio dapat bertahan hidup.

Tapi kabar baru segera datang dan mengatakan bahwa bukan hanya satu, namun sepasang bayi kembar.

“Saya pikir kami semua sedikit terkejut. Kakak perempuan saya menyuruh mereka menghitung (embrio) lagi. Kakak saya mengalami kehamilan yang sangat baik dengan sedikit komplikasi. Saya terus berada disana saat kakak saya melakukan USG. Kami menerka jenis kelamin bayi kembar itu dan mencoba membuat segala sesuatunya menyenangkan dan berkesan,” kata Kayser.

Auten melahirkan dua bayi perempuan yang sehat, diberi nama Tierney dan Ashlynn, dan Kayser tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, dan dia juga sangat bersyukur.

Inside Edition

“Setiap hari saya kagum. Anda mungkin mendengar banyak wanita mengatakan bahwa Anda tidak benar-benar mengenal cinta hingga Anda memiliki anak. Mereka benar-benar melengkapi hidup saya,” kata Kayser.

Menurut Kayser, tidak pernah ada kata-kata yang bisa dia ucapkan untuk berterima kasih pada kakaknya atas apa yang telah dia lakukan. Dia menyerahkan satu tahun hidupnya agar kami bisa memiliki anggota keluarga baru.

“Saya tidak akan pernah bisa membalas kebaikannya seumur hidup,” katanya.

Inside Edition

Walaupun mereka adalah anak-anak yang dikandungnya sendiri, Auten mengatakan bahwa saat ini dia mencintai gadis-gadis itu, sebagai keponakannya.

Dia tidak berencana untuk menjadikan mereka sebagai anak kandungnya sendiri.

“Saya baik-baik saja menjadi seorang bibi untuk mereka,” katanya. (shareably.net/intan)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular