- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Setelah Terpisah Lebih dari 15 Tahun, Wanita ini Bertemu Kembali dengan Gorila yang Menjadi Teman Bermainnya Dulu

Erabaru.net. Tansy adalah anak sulung dari pemilik kebun binatang terkenal Damian Aspinall.

Djalta adalah gorila, salah satu hewan yang pernah bermain dengannya sewaktu masih kecil, di Aspinall’s Howlett Wild Animal Park di Kent.

[1]

Lihat gambar di atas, saat Tansy dan Djalta saling memeluk. (Kiri) Saat Tansy masih bayi dan (Kanan) saat Tansy dewasa.

[2]

Gambar kontroversial yang menampilkan Tansy, yang saat itu baru berusia 18 bulan, dibiarkan bersama seekor gorila di sebuah kebun binatang milik ayah bayi ini di Kent.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama kali lagi setelah mereka terpisah selama lebih dari 15 tahun. Djalta dikembalikan ke habitat aslinya pada 2002.

Walaupun mereka telah lama berpisah, kedua-duanya dapat dilihat masih mengingat satu sama lain. Mereka saling berpelukan ketika bertemu kembali di Gabon.

Tansy tumbuh bersama hewan-hewan liar di kebun binatang Howletts sejak kecil. [3]

Djalta bergegas ke tepi sungai untuk melihat siapa yang datang.

Baca selanjutnya…

Setelah menyapa Damian, Djalta memeluk Tansy untuk menyambut kedatangannya.

 

Setelah terpisah lebih dari 15 tahun, Tansy dan Djalta bertemu kembali di sebuah hutan di Gabon.

[4]

Tansy yang kini berusia 25 tahun dan bekerja desainer perhiasan berkata, “ Saya dan adik saya Clary sering bermain dengan Djalta dan Bims, kadangkala kami akan ke kandang mereka untuk bertemu dengan gorila yang lain. Mereka sudah seperti saudara kami.”

“Terakhir kali saya melihat mereka adalah sewaktu saya berumur 10 tahun ketika mereka dibawa ke Gabon,” tambahnya.

Berpelukan: Tansy menganggap Djalta sebagai salah seorang anggota keluarganya sendiri

[5]

Tansy dan ayahnya Damian memiliki minat yang sama terhadap binatang liar.

[6]

Tansy sewaktu masih bayi bersama ibunya dan seekor gorilla di kebun binatang milik ayahnya di Kent.

[7]

Pertemuan kembali Tansy dan Djalta bias Anda saksikan dalam video berikut, jangan lupa untuk membagikan kisah ini dengan teman-teman Anda. (jul/rp)

 

Sumber: The Earth Child