Erabaru.net. SeaBubbles, sebuah perusahaan yang berbasis di Perancis ini akan meluncurkan sejenis transportasi terbaru yakni “taksi air komuter terbang”.

Taksi air komuter bernama Sea Bubble itu akan diuji coba pada musim panas 2017 di Sungai Seine yang membelah kota Paris, Perancis.

Jika pengadaan “Taksi air komuter terbang” ini berhasil dipromosikan di Paris, perusahaan akan mempertimbangkan mode transportasi ini ke San Francisco Bay Area atau wilayah teluk San Fransisco, Amerika Serikat, agar orang-orang bisa melakukan perjalanan dengan nyaman.

Menurut laporan The Verge, taksi air yang bisa “terbang”ini terbuat dari serat kaca dan bahan busa padat, digerakkan dengan energi listrik sebagai pendorong, dapat membawa satu sopir dan empat penumpang.

Kendaraan unik tersebut menggunakan teknologi kapal layar Hydroptere, dapat mengapung satu meter di atas air dan mencapai kecepatan 30 mil per jam.

Hydroptere menggunakan mekanisme sama dengan pesawat terbang. Udara yang melintasi sayap menghasilkan daya angkat.

Desain taksi air itu sangat futuristik dengan lengan seperti sayap di bawah badan kapal. Lengan itulah yang mengangkat Sea Bubble sehingga mengambang di atas air saat bergerak.

Adalah Alain Thebault, seorang navigator Perancis yang menemukan ide tersebut, ia terinspirasi saat berlayar melintasi Pasifik dari Los Angeles ke Hawaii.

Kota-kota besar kini semakin padat, kemacetan lalu lintas yang semakin parah, sementara orang-orang mengabaikan transportasi jalur air.

Sebagai contoh, taksi air komuter bolak balik dari kota San Francisco ke Silicon Valley ini dapat membantu orang-orang menghemat sekitar 1 jam waktunya, pungkas mitranya, Anders Bringdal.

Jangan dikira sesuatu yang terlihat seperti dalam film fiksi ilmiah itu hanya bisa dinikmati orang-orang kaya.

Dimasa depan SeaBubbles akan mengembangkan aplikasi mobile seperti Uber yang disediakan untuk penumpang dalam mengatur jadwal perjalanannya.  Tonton videonya. Keren!  (Lin Yan/ Jhony/rp)

Sumber: Epochtimes

Share

Video Popular