Erabaru.net. Penggunaan plastik sekali pakai adalah penyebab polusi utama di bumi.

Banyak sampah botol, tas plastik, dan kemasan makanan yang sering dibuang setelah menggunakannya, dan sayangnya tidak pernah didaur ulang.

Mirisnya, kebanyakan sampah plastik sekali pakai di buang di pantai hingga laut.

Tentu tindakan ini dapat mencemari ekosistem laut dan menyebabkan banyaknya hewan laut yang mati.

Sebuah kelompok advokasi bernama Avaaz berinisiatif membuat petisi anti penggunaan plastik sekali pakai.

Avaaz berhasil mengumpulkan 1 juta tanda tangan sebuah petisi, yang kemudian mereka serahkan kepada Erik Solheim, selaku Direktur Lingkungan PBB untuk ditindaklanjuti.

Solheim siap memberi bantuan untuk mendukung kampanye anti penggunaan plastik sekali pakai.

Petisi tersebut mengajak masyarakat luas untuk berusaha mengakhiri penggunaan plastik sekali pakai dalam lima tahun ke depan. (jul/rp)

Share

Video Popular