Erabaru.net. Saat Anda lahir, Anda tidak datang bersama buku petunjuk manual; Pedoman ini akan membuat hidup berjalan lebih baik.

Meskipun tidak ada rumus untuk membantu Anda memenangkan permainan kehidupan, namun menurut Dr. Chérie Carter-Scott, ada beberapa aturan yang harus diikuti untuk menjadi manusia yang mampu menyampaikan dan memahami kearifan secara universal agar dapat berkontribusi terhadap hubungan yang berarti dengan diri kita maupun dengan orang lain, di tempat kerja dan di rumah.

Begitu otentik dan akurat, peraturan untuk menjadi manusia adalah pelajaran yang perlu dipelajari oleh setiap orang.

Dalam teks di bawah ini Anda akan menemukan peninggalan budaya Sansekerta kuno yang menjelaskan 9 aturan untuk menjadi manusia. Aturan yang ditetapkan untuk menjadi manusia ini telah berawal sejak ribuan tahun yang lalu, namun masih tetap sesuai dengan masa sekarang ini!

1. Anda akan menerima tubuh berbentuk apa pun

Entah Anda menyukainya atau tidak, satu tubuh itu adalah milik Anda seumur hidup, jadi terima saja bagaimanapun bentuk tubuh Anda. Yang penting adalah apa yang ada di dalamnya, dan apa yang Anda lakukan untuknya.

2. Anda akan dilahirkan ke Bumi  dengan berbagai pelajaran

Hidup adalah belajar dan memperoleh berbagai pengalaman, yang setiap hari memberi kesempatan kepada Anda untuk belajar lebih banyak. Pelajaran ini khusus untuk Anda, dan mempelajarinya ‘adalah kunci untuk menemukan dan memenuhi makna dan relevansi hidup Anda sendiri di dunia ini’.

3. Tidak ada kesalahan, hanya pelajaran

Perkembangan Anda terhadap kebijaksanaan adalah proses eksperimen, percobaan, dan kesalahan, sehingga hal-hal yang tak terelakkan tidak akan selalu berjalan sesuai rencana atau bagaimana Anda inginkan. Belas kasih adalah obat untuk penghakiman yang keras, baik untuk diri kita dan orang lain.Pengampunan bukan hanya kekuasaan ilahi, namun juga ‘tindakan menghapus hutang emosional’ terhadap orang lain.

Berperilaku etis, berintegritas, dan mempunyai selera humor, terutama kemampuan untuk menertawakan diri sendiri adalah esensial. Sangat penting bagi kita untuk memiliki perspektif bahwa ‘kesalahan’ hanyalah pelajaran yang harus kita pelajari.

4. Pelajaran akan terus terulang sampai berhasil dipelajari

Pelajaran akan terus terulang sampai kita bisa mempelajarinya. Apa yang tampak nyata sebagai masalah dan tantangan, gangguan dan frustrasi adalah pelajaran yang akan berulang sampai Anda melihat masalah tersebut dan belajar menangani masalah.Kesadaran dan kemampuan Anda sendiri untuk berubah adalah syarat untuk melaksanakan hal ini. Juga penerimaan fakta bahwa Anda bukan korban takdir atau keadaan.

‘Kausalitas’ harus diakui, artinya hal-hal yang terjadi pada Anda disebabkan dari hal-hal sebelumnya yang Anda lakukan. Menyalahkan siapa pun atau hal lain karena kemalangan Anda adalah pelarian dan penyangkalan. Anda harus berbertanggung jawab untuk diri Anda sendiri dan apa yang terjadi pada Anda.  Namun perubahan tidak terjadi dalam semalam, jadi hendaklah bersabar dalam menghadapi masalah

5. Belajar tidak ada akhir

Ketika Anda masih hidup, selalu ada pelajaran untuk dipelajari. Ikutilah ‘irama kehidupan’, janganlah berusaha melawan takdir. Berkomitmen untuk belajar dan mengubah diri terus-menerus . Cukup rendah hati untuk selalu mengakui kelemahan Anda sendiri, dan cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri dari apa yang mungkin sudah biasa Anda lakukan, karena rasa egois akan membuat Anda kesulitan mempelajari hal-hal baru.

6. ’Di sana’ belum tentu lebih baik dari ‘di sini’

Anda mungkin merasa bahwa taman orang lain lebih hijau dari pada milik Anda sendiri. Itu terjadi karena memang rasa kebahagiaan tidak ada habisnya. Bersyukurlah dan nikmatilah apa yang Anda miliki, dan di mana Anda berada dalam perjalanan kehidupan Anda. Menghargai kelimpahan apa yang baik dalam hidup Anda, akan lebih baik daripada mengukur dan mengumpulkan hal-hal yang hanya ada di dalam angan. Hidup di masa kini membantu Anda mencapai kedamaian.

Namun di sisi lain, Anda bukan pohon, Anda punya kaki, Anda masih bisa memilih untuk bergerak dan berpindah. Ada kalanya suatu kejadian memang sedang memberitahu Anda supaya Anda bergerak.

7. Orang lain hanya cermin bagi Anda

Anda mencintai atau membenci sesuatu tentang orang lain berdasarkan apa yang Anda cinta atau benci dari diri Anda. Bersikaplah toleran, menerima orang lain apa adanya, dan berusaha untuk sadar diri, berusaha untuk benar-benar memahami dan memiliki persepsi objektif tentang diri sendiri, tentang pikiran dan perasaan Anda.

Pengalaman negatif adalah kesempatan untuk menyembuhkan luka yang Anda bawa. Dukunglah orang lain, maka Anda dapat mendukung diri Anda sendiri. Bila Anda tidak dapat mendukung orang lain, itu adalah tanda bahwa Anda tidak dapat memperhatikan kebutuhan Anda sendiri.

8. Anda bebas dalam menentukan kehidupan Anda

Anda telah memiliki semua alat dan sumber daya yang Anda butuhkan. Bagaimana cara mengolah mereka dalam hidup Anda, itu terserah pada Anda. Bertanggung jawablah untuk diri sendiri. Belajarlah untuk melepaskan rasa keras kepala saat Anda tidak dapat mengubah keadaan. Jangan marah pada hal-hal atau kenangan pahit yang mengacaukan pikiran Anda. Gunakan keberanian yang telah Anda miliki saat Anda perlu melakukan apa yang benar untuk Anda. Kita semua memiliki kekuatan alam dan semangat petualang yang kuat, yang harus Anda ikuti untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya.

9. Jawaban dari pertanyaan Anda berada pada diri Anda sendiri

Percayalah pada naluri dan perasaan terdalam Anda, apakah Anda mendengarnya sebagai suara hati atau sekilas inspirasi. Dengarkan perasaan dan suara hati Anda sendiri. Dengar, dengarkan, dan percayalah. Ciptakan inspirasi alami untuk diri Anda sendiri. (sparkofgoodness.com/Intan)

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular