Erabaru.net. Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat banyak anak-anak yang selalu membuat pakaian dan dirinya menjadi kotor.

Bisadipastikan anak-anak ini akan kena omelan ibunya!

Hal demikian diarenakan di mata kebanyakan ibu, lingkungan hidup anak-anak itu harus semakin bersih lebih baik, jika tidak mereka rentan terhadap bakteri penyakit.

Padahal konsep ibu-ibu seperti ini tidak terlalu tepat, bahkan menurut kepala sebuah rumah sakit Chinese Academy of Engineering, “Anak-anak tidak boleh terlalu bersih”.Lho kenapa begitu?

Berikut mari kita simak bersama contoh kasus di bawah ini.

Anaknya nyonya Budi (samaran) pernah menderita asma. Untuk mencegah asmanya kumat, nyonya Budi tidak pernah membiarkan anaknya bermain di luar, karena takut anaknya menjadi nakal sekali bermain diluar.

Selain itu, nyonya Budi juga merasa pakaian anaknya masih kotor meski telah dicuci dengan deterjen cair.

Jadi, ia pun sering menseterilkan pakaian anaknya dengan desinfektan.

Setiap ruangan di rumahnya itu disapu bersih sama. Nyonya Budi juga melakukan desinfeksi secara teratur di rumah.

Semula dikira lingkungan hidup seperti itu akan membantu kondisi kesehatan anaknya, tapi entah kenapa belakangan ini anaknya selalu batuk, sesak napas.

Serangan asma selalu kambuh sesekali. 

Share

Video Popular