Erabaru. net. Rumah sakit yang mempunyai fungsi sosial pun sepertinya sudah memudar. Karena tidak mempunyai uang yang cukup untuk menyewa mobil ambulan  seorang pria tua India ini terpaksa membawa pulang jenazah istrinya dengan sepeda motor, demikian laporan Hindustan Times, Jum;at (2/6/2017) lalu,.

Shankar Sah (60) dari kampung Ranibari, Purnia di negara bagian Bihar, India, memeluk jenazah istrinya Susheela Devi (50) dan membawanya pulang dengan sepeda motor bersama anaknya dari Rumah Sakit Sardar, Mumbai, India.

Susheela Devi, istri Shankar Sah sebelumnya telah dirawat di rumah sakit tersebut, namun takdir berkata lain.

Pihak rumah sakit telah mempersilakan Shankar untuk mengambil jenazah istrinya. Namun, untuk menyewa ambulan, ia diharuskan membayar 2500 rupee atau sekitar 500 ribu rupiah.

Karena bekerja sebagai seorang buruh, Shankar tak mempunyai uang sebanyak itu.

Dalam keputusasaannya, akhrinya Shankar menggunakan sepeda motor membawa pulang jenazah istrinya ke desa.

Shankar Sah dan putranya yang sedang bekerja di luar seketika meninggalkan pekerjaannya setelah mendengar kabar istrinya sakit parah.

Mereka pulang ke rumah dan membawa istrinya ke Rumah Sakit Sardar, Mumbai, India. Namun, takdir berkata lain, pihak rumah sakit tidak berdaya, akhirnya istrinya meninggal.

Karena tidak bisa membayar sewa mobil ambulan, Shankar terpaksa membawa pulang jenazah istrinya menggunakan motor.

Dibantu oleh anak lelakinya, Pappu, Shankar menggendong sambil merangkul sang istri menuju kampung halamannya untuk dilakukan upacara pemakaman.

Sehubungan dengan hal ini, seorang dokter mengatakan : “Tidak ada layanan mobil ambulan di Rumah Sakit Sardar, saat ini hanya ada satu unit mobil.

Hal yang dilakukan Shankar ini membuat pemerintah setempat mengusut pihak rumah sakit. Pengelola rumah sakit membela diri, bahwa mobil jenazah milik mereka sedang dalam kondisi rusak.

Di India, Shankar bukan satu-satunya yang mengalami nasib malang. Maret lalu, jenazah seorang wanita dibawa menggunakan tong sampah beroda dari rumah sakit ke rumah duka. Jenazah itu harus didorong sejauh 500 meter oleh keluarganya baru sampai di rumah.

Kejadian di India ini juga pernah terjadi di sini, seperti yang di laporkan JPNN (3/7/2016). Lantaran keterbatasan dana, pasangan suami istri petani bambu miskin dari Karangasem, Bali,  Wayan Sujana, 45, dan Wayan Sari, 40, nekat dengan sepeda motor  membawa pulang jenazah sang anak yang meninggal usai menjalani operasi bikin lubang anus.

Sujana dan Sari Saat membawa pulang jenazah anaknya dari Instalasi Forensik Sanglah ke Banjar Yeh Kori, Ben Bebandem, Karengasem Sabtu (2/7). (Foto/Radar Bali)

Miris melihatnya, tega-teganya pihak rumah sakit bersikap seperti itu terhadap keluarga korban.(jhn/yant)

Sumber: read01.com

 

Share

Video Popular