Erabaru.net.  Apa pencapaian memuaskan bagi seorang pemuda menurut Anda?

Mungkin jawabannya adalah salah satunya pemuda yang berhasil dan telah sukses adalah pindah dari rumah orang tua dan mendapatkan tempat tinggal Anda sendiri.

Sayangnya, untuk mewujudkan mimpi besar tersebut perlu anggaran dana spesifik Anda.

Anda mungkin tidak dapat membeli lahan ratusan meter persegi jika Anda tak memiliki anggaran besar.

Menyewa sebuah kamar apartemen kota yang sempit kini menjadi pilihan utama bagi ribuan anak muda di seluruh dunia.

Walaupun beberapa kamar apartemen di Amerika Serikat kecil dan sempit, namun ternyata ada kamar yang jauh lebih sempit.

Kamar itu ada di sebuah unit apartemen di Hongkong. Saking sempitnya kamar itu bahkan bisa dikatakan sebagai “peti mati” atau “rumah kandang”.

Rumah kandang yang memiliki ukuran kamar yang sangat kecil. Bahkan saking kecilnya, kamar tersebut tak cukup untuk tempat tidur, sehingga tempat tidurnya harus dipotong.

Saat tidur pun juga tak bisa meluruskan kaki kita. Cukup susah juga ya.

Menurut Society for Community Organization, hampir 100.000 orang rela tinggal di kamar apartemen sempit ini.

Kamar “peti mati” ini mulai dibuat sejak 10 tahun yang lalu, dan hampir seluruhnya terbuat dari pagar kawat.

Saat ini, desain bangunannya telah diubah dengan papan kayu.

Mandi atau pergi ke kamar mandi menjadi hal yang sulit dilakukan di tempat yang begitu sempit.

Apartemen ini rata-rata hanya berukuran 4 meter persegi.

Biasanya, apartemen berukuran 121 meter persegi akan dibagi menjadi 20 ruang tidur bertingkat dua.

Penyewa apartemen mungil ini adalah pria dan wanita dari segala umur, namun mayoritas adalah pekerja dan pegawai.

Kondisi kehidupan yang keras dari kamar “peti mati” adalah bukti visual terbaik yang menunjukkan masalah perumahan yang marak terjadi di Hong Kong.

Ribuan orang terpaksa tinggal di ruang sempit ini karena mereka tidak mampu membeli atau membayar sewa di  tempat lain.

Bagaimana menurut Anda setelah menyimak kisah sebuah apartemen mungil di atas?

Tentunya, Anda tak bisa membayangkan bagaimana hidup dan tinggal di kamar yang mirip seperti peti mati itu. Pasti Anda termasuk saya pun tak sanggup untuk tinggal disana.

Kisah ini juga dapat dijadikan sebagai pengingat untuk selalu bersyukur atas apa yang Anda miliki saat ini. (intan/rp)

Sumber: viralnova.com

Share

Video Popular