Erabaru.net. David Phillip Vetter berusia 12 tahun ketika dia akhirnya meninggal dunia setelah menghabiskan sepanjang hidupnya tinggal di dalam gelembung pada tahun 1984.

David memiliki penyakit yang jarang diderita orang. David memiliki sistem imunisasi yang lemah dan jika terjangkit walau sedikitpun dari anak-anak lain, dia akan jatuh sakit.

Jadi, kedua orang tuanya dan para dokter di Texas Children Hospital menyarankan David dikarantina dalam gelembung sehingga dia dapat melakukan transplan tulang sumsum.

Orangtua David mengira David akan tetap begitu sampai berbulan-bulan saja. Ini karena kakak David, Katherine bisa menyumbangkan tulang sumsum kepada adiknya.

Sayangnya, Katherine bukan pasangan yang cocok untuk David dan tidak ada donor lain yang dapat ditemukan.

Maka, David ditempatkan dalam gelembung dan tinggal di dalam rumah sendirian. Sesekali, David keluar rumah dengan mengenakan setelan khusus yang dirancang oleh NASA.

Tidak ada yang dapat memegang David tanpa memakai sarung tangan karet yang terhubung ke gelembung besar itu.

Akhirnya, setelah 12 tahun, mereka mencoba untuk melakukan transplan itu dengan menggunakan tulang sumsum Katherine, meskipun tidak sesuai. Ini karena telah ada perkembangan dalam teknologi dan David sendiri sudah semakin murung.

Namun, tulang sumsum Katherine memiliki virus yang tidak dikenal secara pasti dan memicu kanker. Oleh karena David tidak memiliki sistem kekebalan tubuh, dia meninggal 15 hari setelah meninggalkan gelembung itu.

Kini, teknologi kedokteran sudah semakin canggih. Penyakit David dikenal sebagai scid dan itu akan terjadi pada satu kasus dalam 50.000-100.000 bayi.

Jika bayi diidentifikasi mengidap scid, bayi itu akan diberi perawatan secukupnya sehingga donor tulang sumsum sesuai dapat ditemukan. Ini jauh lebih aman dan jauh lebih maju.

Dr Maite de la Morena, seorang ahli imunisasi dari Children Medical Center di Dallas, Amerika Serikat mengatakan kasus David telah membuka secara luas tentang penyakit ini kepada publik.

Karena itu, perawatan yang sesuai dapat dikembangkan dan diberikan kepada mereka yang senasib dengan David.

Kisah David ini mendapat perhatian publik dan konsep anak yang tinggal di dalam gelembung ini menyentuh hati semuanya.

Salah satu sebabnya adalah, anak-anak seperti mereka tidak bisa disentuh langsung dan cukup menyayat hati. (asr)

Sumber : Erabaru.com.my

Share
Tag: Kategori: NEWS SEHAT

Video Popular