Erabaru.net. Masalah keamanan makanan susu bayi kembali terulang di Tiongkok daratan. Kini, penjualan ASI segar manusia telah beredar secara luas di pasar-pasar Tiongkok, bahkan diketahui terdapat keberadaan “pengasuh profesional” yang menjadi produsen ASI.

Meskipun ASI tidak termasuk dalam kategori makanan umum, penjualan ASI termasuk perdagangan ilegal

Menjual ASI termasuk jenis perdagangan ilegal, dan jika ada masalah infeksi, pihak penjual akan dibawa ke ke ranah  hukum. (Gambar: ParentingPatch via wikimedia / CC BY-SA 3.0 )

Namun, ini tidak menghentikan orang untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan ASI menggunakan platform jaringan media sosial online.

Media outlet Huaxi Dushi Bao telah melaporkan bahwa beberapa toko online menjual ASInya dengan mematok harga mulai dari 15 sampai 60 yuan.

Salah satu situs ditemukan telah menjual 250 ml kantong ASI segar seharga 150 yuan per hari.

Dilaporkan juga bahwa para perantara sedang berhati-hati, mewajibkan pembeli untuk memberikan akte kelahiran atau alamat asli sebelum membeli, beberapa toko bahkan hanya menjual kepada ibu-ibu di kalangan sekitar, yang tak perlu menggunakan kurir untuk mengirimkannya.

Orang yang tidak disebutkan namanya, yang telah berkecimpung di industri ini telah mengungkapkan bahwa jika produksi ASI dari ibu menyusui cukup, mereka bisa mendapatkan upah hingga 8000 yuan per bulan.

Pengacara Sichuan Yingji dari Law Firm mengatakan:

“ASI itu bukan komoditas umum dan biarpun industri mengiklankan makanan itu sebagai makanan yang aman, higienis dan segar, namunmasih belum bisa dipastikan bahwa susu ASI tersebut terbebas dari virus penyakit menular dan berbahaya. Menjual ASI termasuk jenis perdagangan ilegal, dan jika ada masalah infeksi, pihak penjual yang terlibat juga akan diseret ke ranah hukum.” (intan/jul)

Sumber: visiontimes.com

Share

Video Popular