Erabaru.net. Seorang petani miskin bernama Wang Enlin dari pedesaan Tiongkok baru saja memenangkan pertarungan sengit dengan sebuah perusahaan besar yang menghancurkan jalan hidupnya.

Pada tahun 2001, Wang Enlin sedang bermain kartu saat rumahnya dibanjiri limbah kimia dari pabrik terdekat.

Pabrik yang dimiliki oleh Perusahaan Qihua Group, yang asetnya melebihi dua miliar yuan (365,438,497 dolllar), bertanggung jawab atas pembuangan limbah besar-besaran di Desa Yushutun.

Karena limbah tersebut membuat lahan di desa tersebut menjadi tandus, sehingga tidak bisa digunakan sebagai lahan pertanian.

Wang dan orang-orang di desa tersebut menggugat Qihua Group karena kerusakan tersebut.

Semua usaha mereka tidak menghasilkan apa-apa saat perusahaan menuntut bukti kontaminasi yang dapat diterima di pengadilan.

Dengan berbekal pernah tiga tahun bersekolah, Wang memutuskan untuk melakukan satu-satunya hal yang dia bisa, yaitu belajar hukum itu sendiri.

Ia melakukan ini karena ia tidak punya uang untuk menyewa seorang pengacara.

(Foto: People’s Daily)

Jadi, selama 16 tahun berikutnya, Wang mempelajari seluk beluk hukum lingkungan.

Dia tidak mampu membeli buku jadi dia memberi jagung ke pemilik toko buku lokal untuk dibacanya.

(Foto: People’s Daily)

Berbekal kamus, Wang menghabiskan seluruh waktu luangnya untuk membuka wawasannya tentang hukum, agar ia mampu memenangkan kasus melawan Qihua Group di pengadilan nanti.

Wang tidak hanya ingin menolong dirinya sendiri.

Dia menggunakan pengetahuan hukumnya untuk membantu para tetangganya mengumpulkan bukti untuk mengajukan gugatan terhadap Qihua Group.

Semua usahanya pun tak sia-sia ia lakukan.

Pengadilan Distrik Angangxi Qiqihar memutuskan bahwa warga di Desa Yushutun akan menerima 820.000 yuan (120.000 dollar) sebagai kompensasi atas kerugian selama 16 tahun!

Qihua telah mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut, namun Wang bertekad dan tidak takut.

“Kami pasti akan menang. Bahkan jika kita kalah, kita akan terus bertempur ,” katanya.

(Foto: People’s Daily)

Semoga Wang dan teman-temannya bisa mementahkan permohonan banding dan diberi kompensasi atas penderitaan dan kerugian yang mereka alami.

Disamping memenangkan kasus, orang-orang Desa Yushutun, khususnya Wang telah mendapatkan sesuatu yang lebih berharga daripada uang, yaitu pengetahuan.(intan/yant)

Sumber: inspiremore.com

Share

Video Popular