Erabaru.net. Seorang guru yang kesehariannya mengajar di SMAN 1 Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mengalami benjol-benjol pada keningnya pada kejadian, Sabtu (17/6/2017).

Guru ini diketahui berdasarkan keterangan Humas Polda Kalimantan Barat kepada sejumlah media bernama Puji Rahayu (34).

guru honorer yang dipukul oleh siswanya sendiri (Foto ; Dokumentasi Humas Polda Kalbar)

Kenapa mesti bisa ke polisi? Benjolan yang terlihat jelas pada foto dokumentasi Polda Kalimantan Barat, bukan dikarenakan terbentur dinding atau kecelakaan biasa.

Benjolan pada guru ini tak lain tak bukan dikarenakan ulah muridnya sendiri yang marah dikarenakan tak naik kelas.

Muridnya yang berinisial EY saat itu menganiaya gurunya dengan kursi terbuat dari kayu.

Kejadian peganiayaan ini berawal ketika EY mengetahui bahwa dirinya tak naik kelas, setelah menerima rapor sekolah. Emosi EY meledak-ledak setelah mengetahui bahwa dirinya tak naik kelas hanya gara-gara satu mata pelajaran yang tak memenuhi kriteria.

Siswa yang memukul gurunya (Foto : Dokumentasi Humas Polda Kalbar)

Pada saat itu, EY mengetahui bahwa mata pelajaran yang membuat dirinya gagal naik kelas dikarenakan nilainya anjlok diajarkan oleh Puji Rahayu, selaku seorang guru honorer di sekolah itu.

Kaur Litprodok Bid Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyuddin kepada wartawan menuturkan bahwa EY memukul gurunya dengan kursi kayu.  Setelah itu saking emosinya EY lantas meninju gurunya dengan kepalan tangan kanan ke arah kening dan kepala bagian belakang korban.

Akhirnya kasus ini berlanjut ke aparat hukum. Pihak kepolisan mengamankan EY atas perbuatannya untuk dimintai pertanggungjawaban.

Polisi menjerat EY dengan pidana atas pelanggaran pasal 351 KUHP. (asr)

Share

Video Popular