Erabaru. net. Wartawan yang sedang meliput berita kembali mengalami nasib naas, yaitu tertembak di leher. Beruntung, ia berhasil selamat, bahkan sempat membagikan hasil X-Raynya.

Wartawan Australia Adam Harvey tertembak di leher pada hari Kamis (15/6), saat meliput berita konflik di Philipina.

(Foto: twitter)

Harvey, yang merupakan wartawan koresponden Asia Tenggara untuk media nasional Australia ABC.

Ia berada di Marawi, Philipina untuk meliput pertempuran antara tentara pemberontak dan militer Philipina.

Dia mengenakan helm dan jaket anti peluru, dan berdiri di tempat yang dianggap sebagai “zona aman” saat dia diserang.

Setelah berita tentang penyerangannya tersebar, Harvey men-tweet “Saya baik-baik saja”, sambil memposting gambar lehernya yang dibalut perban.

Dia kemudian memberitahu orang-orang tentang cidera yang ia alami, bahkan ia mengunggah hasil X-Raynya, menunjukkan peluru yang bersarang di lehernya.

Harvey segera diterbangkan ke Manila dan menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang hanya berjarak 1cm dari arteri karotisnya. Sungguh musibah yang hampir menghilangkan nyawanya.

Dalam sebuah pernyataan , media ABC mengatakan bahwa pengobatan Harvey berjalan dengan baik dan pemulihannya diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari.

Dia juga menyimpan peluru tersebut.(intan/yant)

Sumber: buzzfeed.com

 

Share

Video Popular