Erabaru.net. Mungkin Anda senang memposting foto liburan Anda di Facebook? Memang, hal tersebut telah menjadi tren masa kini.

Ternyata postingan itu justru dapat menimbulkan dampak buruk terhadap orang-orang yang melihat postingan foto liburan Anda. Mengapa?

Jika Anda pergi ke suatu tempat wisata, Anda pasti tak lupa untuk mengabadikan momen-momen tersebut.

Seperti pemandangan, atraksi, foto selfie dengan latar belakang pemandangan atau obyek wisata, hingga foto bersama teman perjalanan Anda.

Jadilah ratu selfie seperti ini, tapi jangan posting di Facebook (Gambar: Getty)

Dengan membagikan postingan foto liburan Anda di Facebook, keluarga dan beberapa sahabatmu ingin melihat bagaimana liburan Anda dengan senang hati. Namun, ternyata postingan ini akan mengganggu sebagian besar teman Facebook Anda.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan Aviva Research, 73% orang mengatakan mereka terluka saat melihat foto liburan orang lain yang diunggah di media sosial mereka.

Dan menurut penelitian ini, pose yang paling tidak populer untuk dilakukan saat liburan adalah memotret gambar kaki Anda di pantai dan menuliskan caption ‘hot dog or legs? (hot dog atau kaki?)’

Hasil jepretan yang sempurna (Gambar: Getty)

Postingan foto liburan mungkin mengganggu tiga perempat teman Facebook Anda, namun penelitian tersebut juga menemukan bahwa 77% orang gemar memposting setiap kegiatan liburan yang mereka lakukan di media sosial.

Satu dari lima orang memposting liburan mereka memang ditujukan untuk pamer tentang di mana mereka berada.

Dan satu dari sepuluh postingan-postingan liburan di media sosial membuat orang lain merasa cemburu.

Adam Beckett, direktur proposisi di Aviva, mengatakan: “Sebuah liburan adalah, bagi banyak orang, ada waktu untuk beralih dan beristirahat, tapi sepertinya tindakan itu tidak berlaku untuk media sosial.

‘Dahulu, liburan panjang berarti hari-hari ketika pertama kalinya wisatawan Inggris terlihat berada di apotek setelah mereka pulang dari liburan mereka.

‘Sekarang, setelah liburan, banyak orang membagikan kenangan mereka selama liburan dengan lingkaran teman dan keluarga yang jauh lebih luas, seperti melalui media sosial.”(intan/yant)

sumber: metro.co.uk

Share

Video Popular