Erabaru.net.  Sebuah penampungan hewan yang berbasis di Washington menerima telepon dari seorang warga setempat.

Warga yang menghubungi penampungan tersebut adalah seorang kakek tua yang memiliki seekor kucing bernama Symba.

Si kakek sangat menyayangi kucingnya, tapi karena faktor usia, dan kondisi fisiknya sehingga si kakek harus tinggal di panti jompo.

Oleh karena itu, dengan berat hati si kakek terpaksa menitipkan kucing kesayangannya ke penampungan hewan, supaya ada yang merawatnya.

Lewat telepon, si kakek menuturkan kepad staf penampungan hewan bahwa kucingnya memiliki berat sekitar 40 pon atau setara dengan 20 kg.

“40 pon? Bukankah lebih besar dari seekor anak singa? Tidak mungkin, pasti pemiliknya salah timbang,”  gumam si staf  diseberang sana.

Sumber: beauties.life

Keesokan harinya, ketika si kucing Symba tiba di tempat penampungan.

Para staf penampungan pun terkejut …tak disangka memang segemuk itu.

Dan beratnya 15 Kg setelah ditimbang!

Sumber: beauties.life

Awalnya staf penampungan hewan menduga kucing itu mengidap diabetes.

Tapi, setelah diperiksa, kucing Symba dalam kondisi sehat dan normal.

Sumber: beauties.life

Symba berusia 6 tahun, sangat jinak dan lembut, tidak takut sama orang, malah suka bermain-main dengan para staf penampungan hewan.

Sumber: beauties.life

Tapi Symba ini benar-benar gendut, untuk sekadar jalan saja susah saking gemuknya.

Jadi aktivitas utamanya sehari-hari hanya duduk, berbaring atau dipeluk oleh staf, jarang bergerak.

Sumber: beauties.life

Karena terlalu gemuk yang rentan memicu masalah kesehatan lainnya, staf penampungan hewan berencana membantu symba menurunkan berat badan.

Target penurunan sekitar 15 pon atau 7.5 kg, hampir setengah dari berat totalnya.

Share

Video Popular