Erabaru.net. Cukup banyak sekolah atau kampus memelihara anjing (penjaga) sekolah.

Baru-baru ini di sebuah sekolah di SMU di Tainan, Taiwan, terjadi sebuah kisah pendek yang mengharukan, dan menguras air mata para siswa dan wali murid sekolah tersebut.

Coco

Seekor anjing penjaga sekolah, sebut saja namanya Coco, telah mengabdikan hidupnya selama 15 tahun di salah satu SMU di Tainan, Taiwan.

Namun, 19 Mei lalu si Coco mati karena sakit.

Pihak sekolah memutuskan mengubur abu Coco di bawah pohon lili, dan mengadakan upacara belasungkawa.

Seluruh siswa dan wali murid menyanyi bersama lagu sekolah mengantar kepergian terakhir si Coco yang telah mengabdikan segenap hidupnya sebagai penjaga sekolah itu.

Selamat jalan Coco

Pihak sekolah bahkan secara khusus membuat “ijazah diploma” untuk Coco.

Ijazah itu sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pengabdiannya selama 15 tahun dalam menjaga keamanan dan menemani siswa maupun guru-guru sekolah.

Ijazah Coco

Menurut cerita siswa, suatu ketika pada 15 tahun lalu, Coco tiba-tiba muncul di gerbang sekolah.

Ia jinak dan lucu, banyak guru maupun siswa sekolah sangat menyukainya, sehingga lama kelamaan Coco pun menjadi bagian dari SMU tersebut.

Coco

Selain Coco, yang menjaga sekolahan sekarang masih ada Roxy, Lola dan Oreo.

Coco dalam kondisi pemulihan pasca operasi kanker dubur tahun lalu.

Coco mengidap gejala penyakit Dirofilaria immitis atau cacing jantung, asites, radang paru-paru, dan gejala penyakit lainnya.

Akhirnya Coco pun dinyatakan telah “lulus” dari sekolah pada dini hari 19 Mei lalu.

Seluruh siswa dan wali murid menyanyi bersama lagu sekolah mengantar kepergian terakhir si Coco yang telah mengabdikan segenap hidupnya sebagai penjaga sekolah itu selama 15 tahun..

Menerima keberadaan Coco adalah pendidikan jiwa yang terbaik.

Selamat jalan Coco yang setia, mudah-mudahan semakin banyak sekolahan bisa seperti SMU di Tainan ini memberikan lingkungan yang lebih ramah untuk anjing! (jhony/rp)

Sumber: Beautieslife

Share

Video Popular