Erabaru.net. Ada seorang perempuan desa yang baik hati, sebut saja namanya Xiao Ling, tinggal di bawah kaki Gunung Nan Shan, Tiongkok. Daerah tersebut selalu ditimpa bencana alam sepanjang tahun.

Meski hasil panen buruk, tapi dia selalu membantu orang-orang yang kelaparan di sekitar desa, sehingga membuat keluarganya pun sering kekurangan makanan.

Kadang dia hanya makan sekali, selebihnya menahan lapar.

Suatu hari, saat Xiao Ling sedang masak, tiba-tiba ia mendengar suara orang mengerang sakit, ia pun bergegas keluar.

Dia melihat seorang pengemis tua berbaring di depan pintu rumahnya, muka pengemis tua tampak pucat pasi, bibirnya gemetar, jelas sekali pengemis tua itu kelaparan.

Xiao Ling pun segera ke dapur dan menyiapkan semangkuk bubur panas untuknya.

Xiao Ling memapah si pengemis, dan menyuapinya, perlahan-lahan kondisi pengemis tua tampak lebih baik, dan mengucapkan terima kasih pada Xiao Ling.

“Saya tidak mungkin membiarkan kakek mati kelaparan, tahun-tahun terakhir ini hidup semakin susah,”katanya.

Setelah agak baikan, pengemis tua itu lalu pergi sambil membawa dua mantou (roti kukus) pemberian Xiao Ling.

Sementara itu, di rumah Xiao Ling hanya tersisa beberapa roti kukus, sambil menghela napas, ia memanggil angggota keluarganya untuk makan.

Ia sendiri keluar desa mencari sayuran liar sambil menahan lapar.

Konon katanya, sayuran dan buah-buahan liar di desa biasanya sangat banyak, tetapi karena terus dipetik oleh segenap penduduk desa, sehingga semakin berkurang ditambah cuaca yang tidak mendukung untuk pertumbuhan.

Xiao Ling hanya mendapatkan beberapa untai sayuran untuk mengisi perutnya.

Langkahnya semakin jauh ke luar hutan, dan tidak berani melangkah lagi lebih jauh.

Saat ia berencana untuk pulang, ia melihat seekor kelinci di tepi semak-semak, terlintas dalam benaknya, kalau bisa mendapatkan kelinci itu, anak-anak di rumah bisa makan daging, lalu ia pun berusaha menangkap buruannya.

Xiao Ling mengejar kelinci tersebut hingga tiba di sebuah danau besar, dan melihat pengemis tua yang ditolongnya itu tengah duduk di pinggir danau sambil tersenyum memandangnya.

Share
Tag: Kategori: Headline

Video Popular