Erabaru. net. Mei 2013 lalu, sebuah kebakaran hebat menimpa tempat tinggal bocah perempuan 8 tahun bernama Safyre Harris. Ayah dan saudara-saudara Safyre pun kehilangan nyawa mereka akibat kebakaran itu.

Demi menyelamatkan Safyre, ayahnya berusaha melindunginya dalam pelukannya, sementara dirinya dilalap api.

Meskipun Safyre lolos dari maut, tapi sekitar 75% tubuhnya luka terbakar, dan ia pun harus berjuang seumur hidup bersama luka bakarnya.

Orang tua Safyre telah lama bercerai, ia dan adik perempuannya yang berusia 3 tahun, serta dua adik laki-lakinya yang masing-masing berusia 2 tahun dan 11 bulan tinggal bersama ayahnya.

Meskipun keluarga mereka tidak lengkap, tapi sang ayah yang merangkap sebagai ibu ini telah mencurahkan kasih sayangnya yang adil pada mereka.

Safyre adalah sosok bocah yang ceria, seorang bocah pembawa sukacita bagi keluarga yang selalu ceria sepanjang hari bersama segenap anggota keluarga.

Tapi pada suatu malam empat tahun silam, terjadilah bencana yang mengerikan menimpa keluarga Safyre.

Ada orang yang menyelinap ke rumah Safyre, ia menuang bensin di sekitar rumah keluarga Safyre, dan menyalakan api.

Tak lama kemudian rumah itu pun dilalap api, segenap keluarga Safyre terperangkap dalam kobaran api.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran, kobaran api semakin ganas, dan tidak sempat menyelamatkan mereka sekeluarga.

Share

Video Popular