Erabaru.net. Dokter telah memberikan seluruh perawatan medis demi menyelamatkan gadis muda yang menderita leukemia ini. Sementara orangtuanya mulai mempersiapkan pemakamannya Mei lalu.

Tapi, setelah dia dikirim ke rumahnya untuk menghabiskan hari-hari terakhirnya bersama keluarganya, secara mengejutkan dia tiba-tiba mulai pulih, bahkan sekarang ia telah menjadi lebih baik!

Abby Furco, bocah berusia 10 tahun didiagnosis menderita leukemia pada tahun 2011 saat ia berusia 4 tahun.

Dokter mengatakan kepada orangtuanya, Patty dan Joe, bahwa Abby hanya memiliki kesempatan bertahan hidup sebesar 20% dari penyakit leukemia yang tergolong langka dan parah ini.

“Kami telah menyaksikan dia berada di ambang kematian dan hidup kembali,” kata Patty, ibu gadis penderita kanker kepada PEOPLE.COM .

(Foto: Screenshot Youtube | Jarrett Juran)

Orangtuanya sangat terpukul saat mengetahui bahwa anak perempuan mereka memiliki sedikit harapan untuk bertahan hidup.

Selama 6 tahun berikutnya, Abby harus melawan penyakit dan menerima seluruh terapi perawatan yang melelahkan, sementara yang bisa dilakukan keluarganya hanyalah menghiburnya dan tetap berada di sisinya.

“Kami selalu memberinya segenap cinta, karena kami tahu kami bisa kehilangan dia sewaktu-waktu,” ujar Patty.

“Ada saat-saat kami tidak tahu apakah dia akan berhasil melewatinya, dia memiliki begitu banyak cobaan dan penderitaan sepanjang hidupnya,” katanya lebih lanjut.

(Foto: Screenshot Youtube | Yayasan St. Baldrick)

Keluarga itu sering keluar masuk rumah sakit dengan Abby, yang menjalani serangkaian perawatan medis, termasuk transplantasi sumsum tulang, kemoterapi, dan radioterapi.

Tapi orang tua Abby merasa hancur karena tidak dapat melakukan apa pun untuk membantu mengurangi penderitaan anak perempuan mereka yang malang itu.

“Yang bisa kami lakukan hanyalah menyaksikan ia berjuang melewati semua ini dan berusaha menjadi lebih baik.”

(Foto: Screenshot Youtube | Yayasan St. Baldrick)

Menjelang musim gugur 2013, mimpi buruk dan penderitaan Abby sepertinya telah berakhir. Dia kembali ke sekolah, bersenang-senang dengan teman-temannya, bermain sepak bola dan bergabung dengan kelompok pramuka.

Share

Video Popular