Erabaru.net. Di hadapan kobaran api yang panas membara, dipastikan reaksi spontan kamu adalah menyelamatkan diri dari lokasi kejadian, tapi sosok pria berikut ini memilih melakukan hal yang tidak sama dengan pilihan orang-orang pada umumnya.

Ketika itu, seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Yin Jian-hang sedang bekerja, tiba-tiba ia mendengar ada yang berteriak kebakaran.

Tanpa pikir panjang lagi ia pun menerobos ke dalam kobaran api dan menyelamatkan 13 orang, tapi malang baginya, ia harus menanggung derita seumur hidup, wajahnya hancur terbakar.

Pada tahun 2006 lalu, Yin Jian-hang yang baru berusia 21 tahun ketika itu sedang bekerja,tiba-tiba ia mendengar teriakan orang kebakaran, saat berlari keluar, ia melihat kobaran api yang besar melahap sebuah toko roti.

Dari dalam toko yang terbakar terdengar teriakan minta tolong, namun, kobaran api yang besar menghalangi jalan orang-orang di lantai atas yang hendak menyelamatkan diri dari kepungan api.

Terlintas dalam bayangan Yin Jian-hang, toko itu biasanya meletakkan banyak tabung gas di celah-celah tangga

Tanpa berpikir panjang lagi, ia pun menerobos ke dalam kobaran api bermaksud mencoba menjinakkan api, agar 13 orang yang terjebak api itu bisa menyelamatkan diri.

Yin Jian-hang sebelum ditimpa bencana kebakaran

Meskipun api telah berhasil dijinakkan, tapi luka bakar di seluruh tubuh Yin Jian-hang hampir mencapai 64%, dan kendati telah lolos dari maut, tapi wajahnya rusak parah akibat luka bakar.

Berkat bantuan dari masyarakat, nyawa Yin Jian-hang terselamatkan melalui operasi.

Tapi, dia mulai merasa rendah diri, muram, dan sepanjang hari mengunci diri di dalam kamar setelah pulang dari rumah sakit.

Untuk mengisi hari-harinya yang membosankan, Yin Jian-hang bernyanyi menghibur diri dan merenungkan masa depannya, apa yang harus dilakukan dan bagaimana menjalani hidupnya sehari-hari.

Dalam peristiwa “gempa Wenchuan”, Tiongkok, Yin Jian-hang dibuat terkejut, dan dari gempa inilah ia mulai merenungkan hidupnya sendiri.

Share

Video Popular