Sedari duduk di bangku sekolah dasar hampir semua masyarakat Indonesia sudah mengenal bahwa ibukota Indonesia letaknya di DKI Jakarta. Kota metropolitan yang beberapa kali telah berganti nama. Sejak negara ini merdeka pun Jakarta adalah kota tempat di mana Presiden Soekarno memproklamirkan kemerdekaan.

Sudah jadi rahasia umum kalau Jakarta sebagai ibukota tentunya menjadi sebuah magnet bagi kehidupan masyarakat sekitar. Makanya, tidak heran kalau daerah ibukota selalu identik dengan daerah yang padat.

Apa jadinya kalau ibukota negara ini pindah? Wah, akan jadi sebuah “pekerjaan rumah” yang luar biasa. Nah, menyambung dengan isu pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya, kira-kira apa dampaknya?

Tentu banyak dampak dari berbagai hal, termasuk dampak di sektor pariwisata. Lebih terpengaruh lagi adalah wisata kuliner di kota yang merupakan bagian dari Kalimantan itu.

Di Palangkaraya ada panganan khas yang beberapa akan jarang sekali ditemui di daerah lain. Berikut daftarnya.

Ikan seluang, pelengkap yang garing dan gurih
  1. Ikan Seluang

Ikan yang merupakan ikan hias ini ternyata menyimpan berbagai manfaat dan kaya nutrisi. Tak hanya bisa ditemui di Palangkaraya, tapi juga di daerah Palembang. Tidak heran, karena memang daerah perairan di sana cukup dekat dan memungkinkan persebaran para ikan seluang.

Cara memasak yang paling sering adalah dengan digoreng dan dinikmati dengan colekan sambal. Ikan seluang goreng yang garing dan gurih biasa dinikmati dengan nasi putih hangat dan sambal pedas. Atau bisa juga dinikmati sebagai taburan dengan semangkuk tekwan panas. Saking enak dan gurihnya, ikan seluang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh karena memang awet juga.

Wadi patin berbau menyengat dengan rasa yang memikat
  1. Wadi Patin

Kalau di Jawa Barat tidak lengkap kalau makan tanpa lalapan, dan di Jawa Tengah dan Timur tidak afdal makan tanpa tahu dan tempe, lain lagi bagi orang Kalimantan yang merasa belum lengkap tanpa lauk ikan. Bagi masyarakat sana, termasuk Palangkaraya menu ikan harus hadir di meja makan.

Karena itu, ada banyak sekali jenis olahan ikan dari yang paling digemari hingga yang jarang diminati. Adalah Wadi ikan, masakan yang berbahan dasar ikan yang dilumuri dengan berbagai bumbu kemudian “dibusukkan” atau difermentasi.

Memang terlihat sedikit mudah, namun bila salah sedikit melakukan tekniknya bisa berdampak pada busuk yang sesungguhnya dan dihinggapi ulat.

Tidak heran kalau masakan yang satu ini sudah menurun popularitas di kalangan muda Palangkaraya, selain baunya yang amat menyengat, prosesnya pun butuh ketelatenan tinggi.

Ikan garing dengan kelezatan yang hakiki
  1. Jelawat Goreng

Ikan Jelawat ini bisa dibilang unik dan satu-satunya karena memang terasa gurih dan asin padahal hidup di sungai. Ikan ini merupakan ikan khas setempat karena hanya hidup di sungai-sungai Kalimantan.

Untuk menikmati ikan yang digoreng kering ini, bisa lengkap dengan nasi panas dan sambal terasi. Kalau ke Palangkaraya wajib untuk membeli ikan goreng ini dan menjadikannya sebagai oleh-oleh khas.

Sekarang ke Palangkaraya bisa langsung menggunakan pesawat menuju bandara Tjilik Riwut Lihat harga, bandingkan, dan pesan tiket online murah di situs booking online terpercaya

Lezatnya telur ikan yang dicampur dengan berbagai rempah dan bumbu yang segar
  1. Telur Ikan Masak Kuning

Tidak jauh berbeda dengan telur ayam, telur bebek, atau pun telur puyuh, cita rasa telur ikan pun punya rasa yang mudah dikenali, yakni gurih dan mampu mengundang selera makan. Ada banyak sekali cara mengolah telur ikan, namun ada satu cara yang jadi ciri khas kota Palangkaraya yaitu dengan dimasak kuning.

Supaya segar, telur ikan yang sudah dibersihkan dimasak dengan berbagai campuran bumbu rempah dan juga potongan cabai pedas.

Cita rasa unik rotan muda dalam sebuah sup
  1. Sayur Umbut Rotan

Pernah mencicipi rotan? Di Palangkaraya bisa bebas mencicipi banyak panganan unik yang satu ini.

Terbuat dari bahan dasar rotan muda, sayur umbut rotan jadi kuliner andalan khas Palangkaraya. Akan terasa unik dalam setiap suapan sayur umbut rotan ini karena biasanya rotan ditemui dalam berbagai kerajinan seperti kursi, meja, dan tikar.

Rasa dari sayur umbut rotan ini sedikit pahit namun tetap gurih karena didukung oleh rasa bumbu dan rempah yang kaya. Harus diakui bahwa cukup sulit untuk membuat sayur yang satu ini. Pertama harus membersihkan dulu duri yang masih menempel di rotan muda, lalu buang kulitnya. Potong bagian lunak dalam rotan, lalu direbus hingga matang dan dicampur dengan berbagai bumbu dan sayuran.

Itulah berbagai macam kuliner khas dari Palangkaraya. Kalau ibukota jadi pindah ke kota Palangkaraya, sangat mungkin jika kuliner di atas jadi primadona bahkan mendunia.

Sudah mulai tergiur oleh masakan di atas? Tak perlu menunggu Palangkaraya jadi ibukota, langsung saja rencanakan penerbangan ke sana dengan Reservasi.com, situs booking online terpercaya dengan harga promo hingga Rp1 Juta!

(Advertorial)

Share

Video Popular