Erabaru.net. Kelahiran bayi merupakan momen yang paling membahagiakan bagi pasangan suami istri, apa lagi pasangan itu baru untuk pertama kalinya mempunyai baby. Tapi tidak bagi pasangan Atilla dan Charlotte ini, bayi mereka hanya berumur 4 minggu.

Atilla dan Charlotte Szakacs, menikah pada tahun 2015 dan telah mencoba hamil lebih dari setahun hingga mereka mendapat kabar gembira akan melahirkan sebelum ulangtahun kelahiran Charlotte yang ke 21 pada 29 April.

Setelah lebih setahun mencoba, pasangan ini mendapat kabar Charlotte telah hamil

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

Pada awalnya, Kehamilan Charlotte adalah normal –normal saja, hingga pada minggu ke-20 pasangan ini mengetahui bahwa bayi dalam kandungan, yang diberi nama Evlyn itu mengalami kekurangan kromosom abnormal.

Charlotte harus menjalani pemeriksaan dan scan setiap dua minggu dan bayinya harus dilahirkan dengan cara caesar tatkala perjalanan darah di dalam urinya mulai gagal.

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

Ketika Evlyn lahir dengan berat minimal, otaknya tidak berkembang dan saluran paru-paru dan hidungya sempit.

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

Bayi ini tidak dapat bernapas dengan sendirinya dan kerja jantung tidak maksimal mungkin sangat sulit untuknya bertahan.

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

Bayi perempuan yang malang ini akhirnya meninggal dunia setelah bertarung dengan kondisi kesehatannya yang sangat menurun itu selama 4 minggu. Orang tuanya merasa sangat pilu dan sedih akan kepergian bayi mereka ini.

Namun, Evlyn disimpan dalam lemari es ‘tempat tidur bayi’ dan pasangan ini membawa pulang bayi mereka selama empat hari sebelum dimakamkan.

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

Charlotte berkata:

“Banyak orang tidak pernah mendengar bahwa orang tua tidak dapat meluangkan waktu bersama bayi mereka dan ada ibu yang datang kepada saya mengatakan mereka berpikiran ini akan membantu jadi saya ingin membangkitkan kesadaran ini.”

“Saya tahu kemungkinan ini bukan satu pilihan terbaik pada semua, tapi bagi kami, adalah sangat penting meluangkan waktu sebagai satu keluarga dengan hanya memeluk erat bayi kami dengan baik.”

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

“Saya berpikir meluangkan waktu dengannya akan memberi banyak perbedaan. Dengan berbuat begitu banyak hal bisa dibayangkan seperti membawanya berkeliling dengan kereta dorong dan secara emosinya itu cukup membantu.

(Foto: facebook | Charlotte Szakacs)

“Saya agak gemetar ketika membawanya ke rumah karena tidak tahu apakah benar tindakan kami ini tetapi sebenarnya cukup baik membawanya ke sana.”

“Saya berpikir meluangkan waktu dengannya akan memberi banyak perbedaan. Dengan berbuat begitu banyak hal bisa dibayangkan seperti membawanya berkeliling dengan kereta dorong dan secara emosinya itu cukup membantu.

“Dan tidak hanya kami, tetapi juga Evlyn jadi dia harus pulang ke rumahnya.”

Sementara itu, Kepala Eksekutif pusat kelahiran neonatal dan kematian bayi Sands, Dr Clea Harmer menyatakan:

“Kami sangat bersedih dan mengucapkan belasungkawa atas kehilangan dan kepergian bayi Evlyn pada ibupanya.

“Tempat tidur bayi yang dingin itu memungkinkan orangtua Evlyn meluangkan lebih waktu bersama bayi perempuannya itu setelah meninggal dunia. Ada orang tua memberitahu kami ketika meluangkan waktu dengan bayi mereka yang telah meninggal dunia di rumah atau di rumah sakit dapat membantu mereka menghadapi proses pemulihan dalam kesedihan.

“Saya mendorong agar setiap orang yang telah terkesan dengan kematian seperti ini datang menghubungi kami.”

Rumit rasanya. Akan tetapi itulah salah satu cara antara orangtua yang sedang bersedih dan berduka menghadapi kenyataan akan kematian bayi mereka.

Sebelum mengirim bayi mereka pergi untuk selamanya, mungkin tidak ada salah mengambil sedikit waktu meluangkan saat-saat terakhir sebelum untuk selamanya tidak sanggup melakukannya lagi untuk bayi mereka yang telah pergi.

Semoga pasangan ini tidak lagi bersedih dan berduka, sehingga dikaruniakan cahayamata baru setelah ini.(yant)

Sumber: erabaru.my

Share
Tag: Kategori: KELUARGA PARENTING

Video Popular