Aku Korbankan Kuliahku dan Bekerja untuk Membiayai Kuliah Pacarku, Tapi Setelah Lulus Dia Malah Menikah dengan Pria Kaya, dan Saat Pernikahannya Aku Kirim Kado Spesial untuknya

272
pacarku
Ilustrasi

Erabaru.net. Namanya Chen Hong, ketua kelas saya. Dia cantik, prestasi di sekolah sangat bagus. Nada bicaranya halus dan lembut. Di dalam kelas kami duduk semeja. Karena kegigihanku mengejarnya, akhirnya dia bersedia menjadi pacarku.

Setelah mengawali cinta yang naif, Chen Hong dengan tegas mengatakan kepadaku agar jangan sepanjang hari mencarinya, karena masih harus belajar.

Kita perlu saling mendukung dan membangkitkan semangat masing-masing, berusaha lulus dengan sebaik mungkin dan bisa diterima di universitas bergengsi.

Berbekal dengan tekad yang sama, kami pun berhasil melewatinya dengan hasil ujian yang manis.

Sayangnya, saya hanya diterima di akademi, sedangkan Chen Hong bisa masuk di universitas bergengsi.

Tapi kondisi ekonomi keluarganya tidak terlalu bagus, ditambah lagi dengan orangtuanya yang lebih mengutamakan anak laki-laki daripada perempuan.

Orangtuanya tiak bersedia membiayai kuliahnya, menyuruhnya tidak usah kuliah, langsung cari kerja saja.

Melihatnya selalu murung sepanjang hari, aku pun bilang kepadanya, “Kamu kuliah saja, kan masih ada aku, aku juga tidak mau melanjutkan di akademi, jadi, aku akan cari kerja dan membiayai kuliahmu.”