Cara Hidup Sehat: Falun Gong

90
falun gong

Erabaru.net. Di dunia Barat, banyak orang berpengetahuan bahwa banyak pilihan untuk hidup sehat di luar paradigma kedokteran modern. Di mana orang mengubah pola makanannya, minum ramuan herbal, berobat akupunktur, terapi warna, pijat, chiropractic, yoga dan mencari dokter yang mempraktekkan ayurveda.

Di daerah pecinan pada pagi hari banyak ditemukan orang dari berbagai golongan usia berlatih Qigong, Tai Chi, dan Falun Gong.

Orang Tiongkok terkenal memiliki “rahasia kuno” yang membantu mereka tampak awet muda, lebih panjang umur, dan bijaksana.

Pada awal tahun 1990-an, Falun Gong, suatu aliran Qigong, berkembang dengan sangat pesat di seluruh daratan Tiongkok .

Begitu banyak aliran Qigong, namun mengapa Falun Gong menjadi aliran Qigong terpopuler di Tiongkok pada saat itu?

Mengapa masih saja banyak yang berlatih Falun Gong, walaupun praktisi Falun Gong hidup-hidup diambil organ-organ tubuhnya secara paksa? Apakah Falun Gong dan apa yang membuatnya menjadi latihan yang sangat luar biasa?

Banyak kesaksian oleh praktisi Falun Gong yang kedengarannya ajaib, dan banyak yang mempertanyakan mengapa praktisi Falun Gong sembuh secara ajaib.

Falun Gong terdiri dari empat perangkat latihan dalam posisi berdiri dan satu perangkat latihan dalam posisi meditasi, di mana praktisi Falun Gong harus mengkultivasikan dirinya sendiri.

Kultivasi berarti hidup sesuai dengan prinsip “Sejati, Baik, dan Sabar”, yang menjadi fundamental objektif untuk menjadi praktisi Falun Gong, sedangkan latihan adalah tambahan.

Sebagian besar orang yang berlatih dan belajar Falun Gong melaporkan bahwa kesehatannya semakin baik, seperti sembuh dari stres, kualitas tidur yang lebih baik, “terasa lebih ringan” dan lebih energik, dan suasana hati lebih bahagia. Banyak praktisi yang melaporkan sembuh dari penyakit yang mengancam jiwa.

Cara Falun Gong (juga disebut Falun Dafa) menyembuhkan penyakit tidaklah dimengerti oleh kedokteran modern, namun efeknya dapat diukur.

Sensus Pemerintah Tiongkok pada tahun 1998 menunjukkan bahwa paling sedikit 70 juta penduduk Tiongkok adalah praktisi Falun Gong, yang membuat Falun Gong menjadi praktek Qigong terpopuler dalam sejarah Tiongkok. Banyak praktisi bersaksi bahwa Falun Gong berperan penting dalam menyembuhkan penyakit.

“Hanya sebulan setelah saya mulai berkultivasi prinsip universal Falun Dafa yaitu Sejati, Baik, dan Sabar, penyakit leukemia yang saya derita yang tidak dapat disembuhkan oleh kedokteran modern yang telah menghabiskan ratusan ribu yuan (ratusan juta rupiah) benar-benar hilang,” kata praktisi Falun Gong di Tiongkok daratan.

“Dulu saya menderita osteonekrosis (degenerasi jaringan tulang) stadium dua di kedua pinggul dan lumpuh selama hampir satu tahun. Namun, hanya tiga sampai empat hari setelah saya mulai berlatih Falun Dafa, saya dapat berjalan normal tanpa bantuan tongkat,” kata praktisi Falun Gong di Tiongkok daratan.

Pada tahun 1998, dilakukan survei kesehatan yang pertama terhadap praktisi Falun Gong di Beijing, yang diikuti oleh 12.731 peserta, di mana 93,4% awalnya mengidap penyakit, dan 49,8% menderita paling sedikit tiga penyakit sebelum berlatih Falun Gong.

Dengan berlatih dan belajar Falun Gong, kesehatan para praktisi membaik. Angka rata-rata membaik adalah 99,1%, di mana 58,5% sembuh total. 80,3% praktisi melaporkan kesembuhan setelah berlatih Falun Gong, di mana terjadi peningkatan merasa “sangat berenergi” dari 3,5% sebelum berlatih menjadi 55,3% setelah berlatih.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 12.287 orang, atau 96,5% peserta, merasa secara psikologis jauh lebih sehat setelah berlatih Falun Gong.

Survei Beijing tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah praktisi Falun Gong meningkat setiap tahunnya.

Menurut survei tersebut, setiap praktisi Falun Gong telah menghemat 3.270 yuan (saat itu, 1 yuan = 12 dolar Amerika Serikat) untuk biaya berobat setiap tahun.

Rata-rata pekerja di kota-kota di Tiongkok berpenghasilan sekitar 500 yuan setiap bulan. Terbukti Falun Gong menghemat bermilyar-milyar dolar uang negara Tiongkok untuk biaya kesehatan.

Survei yang dilakukan di Taiwan, yang diikuti 1.182 peserta, 72% praktisi Falun Gong hanya menggunakan satu kartu asuransi kesehatan, yang mengizinkan enam kali kunjungan berobat setiap tahun.

Sedangkan praktisi Falun Gong hanya menggunakan setengah kunjungan yang diperbolehkan, yang membuktikan bahwa manfaat Falun Gong benar-benar menghilangkan gaya hidup dan kecanduan yang tidak sehat.

Penelitian tersebut membuktikan angka keberhasilan berhenti merokok 81%, angka keberhasilan berhenti minum alkohol 77%, dan angka keberhasilan berhenti berjudi 85%.

“Ketika saya berlatih Falun Gong pada hari berikutnya, tubuh saya terasa ringan, dan semua gejala penyakit saya hilang. Saat berjalan, tubuh saya terasa ringan seperti angin sepoi-sepoi. Saya merasa didorong dari belakang saat mengendarai sepeda motor. Saya tidak merasa lelah bahkan berjalan naik turun tangga. Penyakit putri saya juga lenyap,” kata Fengying Mao, usia 40 tahun, seorang perawat di bagian bedah di Tiongkok yang kini menetap di Amerika Serikat.

“Setelah berlatih dan belajar Falun Gong, saya menjadi lebih tenang dan lebih damai. Sekarang saya dapat melihat diri dan hal-hal yang biasanya membebani secara objektif.

“Setelah membaca buku Zhuan Falun, saya menyadari bahwa saya tidak boleh hidup sesuka saya, namun harus sesuai dengan Sejati, Baik, dan Sabar. Semakin dalam saya mempelajari ajaran yang tertera di dalam buku Zhuan Falun, saya semakin akrab dengan tiga prinsip tersebut,” kata Orysia McCabe dari Kanada.(vivi/yant)

Sumber: epochtimes.