Erabaru.net. Kuda nil tertua bernama Bertha, 65 tahun, akhirnya meninggal dunia. Dia meninggal di kebun binatang yang sama dimana dia tinggal hampir sepanjang hidupnya, yaitu di Kebun Binatang dan Taman Botani Manila di Filipina.

Dia adalah hewan tertua di kebun binatang. Bertha sudah ada sejak awal sebelum binatang lain datang. Dia datang ke sana pada usia 7 tahun pada tahun 1959, tahun saat kebun binatang itu dibuka.

Sahabat laki-laki Bertha, Bert, telah meninggal bertahun-tahun yang lalu. Tapi Bertha mampu hidup sekitar 15 tahun di luar masa hidup kuda nil yang normal.

Kuda nil ini terdaftar di National Geographic memiliki umur khas hingga 40 tahun. Usia Bertha tidak bisa diverifikasi secara independen, karena tidak ada dokumen yang bisa dijadikan bukti.

Kebun binatang tersebut mengubur jenazah Bertha di tempat kosong, dan kemudian akan menggali kuburan setelah tubuh Bertha terdekomposisi, untuk melestarikan tulang-belulangnya.

Tapi Bertha bahkan bukan daya tarik kebun binatang yang paling terkenal. Kebun binatang tersebut telah menjadi subyek tindakan PETA untuk perumahan Mali, seekor gajah yang diterima pihak kebun binatang sebagai hadiah dari Sri Lanka. Mali adalah satu-satunya gajah di Filipina.

Mali, sekarang 43, adalah target para aktivis hewan yang menganggapnya lebih baik di antara gajah lainnya dan dalam setting dimana dia memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak. Mereka ingin dia membuat rumah baru di tempat perlindungan hewan di Thailand.

Sebuah artikel New York Times sebelumnya mengungkapkan adanya penolakan untuk menyingkirkan hewan dari kebun binatang milik Dr. Manalastas itu. Menurutnya, Mali memiliki hubungan dengan orang-orang yang menjaganya, dan situasinya tidak begitu mengerikan seperti yang ditunjukkan oleh juru kampanye.

Jika kehidupan Bertha yang tahan lama ada indikasi, dokter bisa mengerti maksudnya. Dia tidak ingin membahayakan kehidupan Mali dalam proses transportasi mengirim seekor gajah yang lebih tua ke negara lain, harus menenangkan dan mengirim hewan seberat beberapa ton.

Menurut situs pemerintah, kebun binatang umum menampung 500 hewan dari 106 spesies yang berbeda. Spesies ini terdiri dari 30 jenis mamalia, 63 jenis reptil, dan 13 jenis burung. Kebun binatang itu juga menyimpan beberapa hewan endemik asli Filipina.(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular