Bocah Perempuan 6 Tahun Asal Thailand ini Tidak Takut Mayat, Alasannya Mengejutkan Setelah Diungkap Ayahnya!

81
Internet

Oleh:  Yue Yi 

Erabaru.net. Katoon, gadis cilik 6 tahun dari Nakhon Ratchasima (provinsi), Thailand ini, dikatakan unik.

Ia tidak seperti anak-anak kebanyakan yang selalu bermain bersama teman sebayanya.

Ia lebih suka membantu orang yang sakit dan sekarat.

Sudah hampir 4 tahun ia mengabdikan dirinya sebagai relawan.

Ia secara khusus membantu penyelamatan kecelakaan atau membersihkan makam dan semacamnya.

Meskipun pekerjaan yang dilakukannya pasti akan berhubungan dengan mayat tapi ia tidak takut sedikit pun.

Melansir laman top-news.top, ayah Katoon adalah seorang sopir ambulance.

Sementara ibunya seorang perawat.

Katoon adalah putri mereka satu-satunya.

Internet

Setiap hari usai pulang kerja, mereka selalu membawa serta Katoon ke pos sukarelawan.

Menurut ayahnya, sejak usia 2 tahun, Katoon sudah melakukan pekerjaan itu bersama ayahnya.

Katoon ikut bersamanya mendistribusikan makanan untuk korban banjir.

“Dan sejak itu, ia pun tertarik untuk melakukan hal-hal yang sifatnya kemanusiaan, dan semua itu telah diabdikannya hingga sekarang, dan tak pernah mengeluh lelah,” kata Ayah Katoon.

Sedangkan Katoon yang manis ini mengaku  dirinya  tidak ingat kapan mulai bekerja sebagai relawan.

Menurutnya sejak kecil ia melihat pekerjaan yang dilakukan Ayah dan Ibu, dan mereka membawanya ke tempat kerja, mengajari cara menangani luka, bahkan menyuruhnya ikut pelatihan sukarelawan.

Lambat laun ia pun mulai menguasai pekerjaan itu.

“Sekarang sepertinya banyak orang yang suka denganku, berebut ingin foto bersama denganku, bahkan memberiku uang untuk jajan, tapi aku menyumbangkan semua uang pemberian itu untuk orang miskin dan orang tua renta,” katanya.

Ketika ditanya, “Apakah tidak takut sepanjang hari berkutat dengan mayat?”

Internet

Dengan tenang Katoon menjawab, “Aku tidak takut hantu, aku juga tidak pernah bertemu dengan hantu, aku sudah pernah melihat mayat dari berbagai usia dan ukuran, jadi sudah terbiasa. Ayahku juga bilang jangan takut, karena kita membantu dan menyelamatkan orang.”

Katoon yang penuh cinta kasih ini juga bisa mengatur waktunya sendiri.

Waktu luangnya terutama melakukan tiga hal.

Pertama, mengerjakan pekerjaan rumah, lalu sekolah dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga serta relawan.

Katoon bisa melakukan semuanya dengan sangat baik dan teratur. (jhony/rp)

Sumber: Epochtimes