Erabaru.net. Rusidah dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Namun, meskipun setelah kedua tangannya harus diamputasi sewaktu dia dewasa, dia bertekad terus menjalani kehidupannya seperti biasa.

Setelah lulus sekolah menengahnya di wilayah Purworejo di Jawa Tengah,  dia dimasukkan ke Pusat Pemulihan, Dr. Suharso pada tahun 1989. Dalam tiga tahun dia berada di sana, Rusidah mempelajari seni fotografi.

Setelah itu, Rusidah memutuskan untuk pulang ke kampungnya, Desa Botorejo, di daerah Bayan, dan mulai bekerja sebagai seorang juru foto bebas.

Dia menggunakan kamera yang diolah secara khusus dan sering diminta untuk mengambil gambar di acara pernikahan atau acara pemerintah.

Melalui keterampilan fotografinya, istri Presiden Indonesia ke-6, Ani Yudhoyono, mengundang Rusidah menghadiri sebuah pameran di Galeri Nasional di Jakarta pada 2011 silam.

Rusidah juga ditampilkan di halaman depan majalah selain diundang untuk diwawancarai di acara televisi di sana.

Teknologi memainkan peran penting dalam hidup Rusidah. Tatkala banyak yang mengambil gambar menggunakan smartphone masing-masing hari ini, namun masih banyak lagi yang menghubungi Rusidah untuk menggunakan jasanya.

Share

Video Popular