Erabaru.net. Sepuluh orang dokter di Barnaul, Rusia telah menyambut kedatangan ‘keajaiban’ Veronika dengan 41 minggu kehamilan.

Healthy Veronika berarti ‘kepercayaan dalam keberhasilan’ terlihat berada dalam kondisi sehat bersama ibunya yang tidak dikenal berusia 31 tahun.

Bayi itu berukuran 56 cm ketika dilahirkan.

Kelahiran bayi perempuan seberat 4.1 kg di wilayah Altai, Siberia itu telah menjadi judul populer dalam jurnal medis.

Dokter menyatakan kasus ini menjadi contoh akan keberhasilan kelahiran trimester penuh bayi di luar rahim.

Kelahiran ‘bayi ajaib’ ini dianggap satu dalam 625 juta kelahiran sebab peristiwa serupa sangat jarang terjadi.

Internet

Wanita itu, datang ke Siberia karena melarikan diri dari perang saudara di Donbass, timur Ukraina.

Ia hanya diperiksa secara minimal akan kehamilan pertamanya dengan kebiasaan untuk alasan keagamaan.

Dan para dokter hanya memahami keadaannya yang unik ini sehari sebelum operasi kelahiran bayi tersebut.

Dari scan yang dibuat, dokter terkejut melihat bayi itu berada di dalam perut bukan di dalam rahim!

Internet

Ahli bedah Vladimir Borovkov, Wakil Kepala Dokter di Altai Regional Prenatal Centre mengatakan, “Pada awalnya, bayi ini dihamilkan secara biasa. Tapi ovum telah ditanamkan di tempat di luar dari kebiasaan. Dan bayi itu tumbuh di luar dari urinya.”

Internet

Menurut Dr Borovkov kejadian seperti itu di dunia, ada kurang dari selusin kasus yang seperti itu.

“Kehamilan di dalam perut pernah terjadi dan tidaklah begitu aneh, tetapi untuk kasus bayi yang aman dengan kelahiran trimester penuh sangat unik,” kata Dr Borovkov.

Internet

Sementara Dr Dmitry Erin yang bertanggung jawab dengan transfer darah  berkata, “Operasi ini sangat tinggi risikonya.”

Sementara si ibu bayi mengatakan, “Saya ingin melalui kelahiran ini secara alami, tanpa ada campur tangan orang lain. Dengan suami, saya tidak berpikir ingin bertemu dengan dokter. Kami memiliki pandangan tersendiri.”

Internet

Menurutnya ia tidak ingin dipindai atau minum pil.

“Kami pikir kami akan mendapatkan dokter ketika kontraksi dimulai. Saya merasa bayi bergerak di dalam dan saya rasa itu biasa saja dan normal. Ini kehamilan pertama dan saya rasa keadaannya harus seperti ini,” katanya.

Internet

Si Ibu menyatakan bahwa ketika waktu telah tiba dan tidak ada kontraksi, ia mengambil keputusan untuk membuat pemeriksaan.

“Setelah scan, saya telah digegas untuk operasi,” kata beliau yang berterima kasih kepada dokter yang menjalankan operasi bertarung nyawa itu.

Gambar: Nashi Novosti

Dokter lain dalam tim tersebut, Marat Zhazhiev mengatakan, “Kami memahami yang operasi ini telah berhasil ketika mendengar bayi perempuan itu mulai berteriak dan menangis. Tampaknya tidak ada yang lebih penting dari mendengar jeritan itu.”

Pada 2014, seorang wanita Tanzania telah melahirkan bayi yang sehat dengan 32 minggu kehamilan.

Gambar: Nashi Novosti

Ovumnya telah ditanamkan di dalam tabung fallopian di mana setelah itu dilepaskan.

Ini memungkinkan telur itu ditanamkan di dalam perut.

Tapi dalam kasus di Barnaul, dokter mencari tahu apa yang menyebabkan bayi itu tumbuh di dalam perut.

Healthy Veronika berarti ‘kepercayaan dalam keberhasilan’ terlihat berada dalam kondisi sehat bersama ibunya yang berusia 31 tahun.

Bayi itu berukuran 56 cm ketika dilahirkan. (rp)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular