Erabaru.net. Sebuah perusahaan merekrut seorang karyawan baru, karyawan baru ini terlihat bodoh dan kampungan, tapi rajin dan penurut.

Ketika para karyawan lama memintanya mengerjakan bagian (pekerjaan) mereka, karyawan yang baru ini, sebut saja namanya Billy, mau saja dan pasrah mengerjakan pekerjaan mereka.

Namun dibalik “kebodohannya”, pasti ada mata yang melihat segala perbuatan dan kerja kerasnya.

Suatu hari, bos perusahaan itu mau membuka kantor cabang, bos meminta atasan Billy untuk mengelola kantor baru itu.

Tapi, atasan Billy justru merekomendasikan Billy, si karyawan baru untuk jadi pimpinan di sana.

Mendengar rekomenasi itu, bos pun mengiyakan dan Billy pun naik jabatan.

Keputusan bos itu menjadi pembicaraan para karyawan lama, mereka heran kenapa bukan karyawan lama yang dikirim ke kantor cabang, justru karyawan baru yang mendapat posisi itu ?

“Dia adalah satu – satunya karyawan yang tidak takut merasa dirugikan dibandingkan dengan yang lain.

“Secara diam-diam dia telah menguasai pekerjaan yang dilakukan semua karyawan.

“ Sementara karyawan lain takut dirugikan (mengerjakan pekerjaan yang bukan menjadi bagiannya), setiap hari hanya mengerjakan tugasnya masing-masing, dan bermalas-malasan jika kondisi memungkinkan, ” jelas pimpinan pada karyawan lama.

Semuanya pun diam membisu mendengar penjelasan itu.

Cerita ini memberitahu kita : Ada kalanya tidak perlu selalu mempertimbangkan untung rugi(mengerjakan suatu pekerjaan yang bukan menjadi bagiannya), jika selalu perhitungan, maka seumur hidup kamu hanya akan menjadi pelayan (bawahan).

Tidak ada siapapun yang akan memberimu uang untuk belajar, selama kamu bersikap baik, tidak terlalu perhitungan, maka kamu pasti akan bersinar.

Share

Video Popular