Erabaru.net. Beberapa waktu lalu, sebuah berita di Facebook memicu kehebohan di dunia maya. Para netter marah besar terhadap prilaku seorang dokter dan mengecamnya.

27 Mei lalu, seorang dokter di Pasay City General Hospital, Philipina menangani proses kelahiran seorang ibu muda 19 tahun.

(Foto: Facebook | StorY Of ThE PhiLippines.)

Dokter mengambil keputusan yang salah dan dinilai bertindak lalai karena tidak mempertimbangkan keselamatan ibu dan janin dalam kandungannya.

Menurut sumber, dokter terkait ketika itu telah mengetahui bahwa ukuran bayi tersebut akan sedikit lebih besar (4 kg) dari ukuran tubuh bayi lainnya.

Setelah dikonsultasikan, pihak keluarga ibu muda juga telah menyatakan mereka sanggup membayar biaya operasi Caesar, dan setuju dengan prosedur laparotomi (salah satu jenis operasi yang di lakukan pada daerah abdomen).

(Foto: Facebook | StorY Of ThE PhiLippines.)

Tapi dokter bersikeras melakukan kelahiran secara alami pada ibu muda tersebut dalam kondisi risiko ekstrim.

Karena ukuran janin ibu itu relatif besar, sehingga sangat sulit dan berisiko bagi ibu yang melahirkan secara alami, akibatnya dalam proses kelahiran itu, sang bayi mati lemas dalam rahim sang ibu.

Kasus tersebut seketika menjadi geger setelah diposting ke dunia maya, para netizens mengutuk dokter tersebut karena dianggap melakukan malpraktek.

(Foto: Facebook | StorY Of ThE PhiLippines.)

Meskipun teks aslinya telah dihapus, namun kasus itu telah direkam dalam laporan berbagai media setempat.

Ada juga yang menganggap kejadian itu mungkin murni kecelakaan, tidak sepenuhnya kesalahan dokter.

Meskipun melahirkan secara alami jauh lebih baik daripada operasi caesar, tapi seyogianya dokter bersangkutan harus lebih mengutamakan kondisi fisik dan keselamatan bayi serta ibunya.

Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya tidak melakukan hal-hal yang tidak terjamin secara pasti, karena itu adalah sebuah nyawa manusia !

Karena kelalaian dokter, menyebabkan si bayi tidak sempat melihat dunia !

Kejadian ini tentu saja sangat memilukan bagi ibunya, dan bagaimana ia harus menerima kenyataan yang tragis ini…semoga sang ibu dan keluarga tabah dan tegar menerima kenyataan pahit ini. (jhn/yant)

Sumber: beautieslife

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular