Erabaru.net. Ini kisah mengharukan sekaligus menakjubkan.

Seorang ibu hamil di Brasil mengalami masalah ‘otak mati’.

Ia dibiarkan hidup selama 123 hari dengan bantuan mesin karena sedang mengandung.

Akhirnya ia berhasil melahirkan bayi kembar yang sehat.

Frankielen da Silva Zampoli Padilha, ibu berusia 21 tahun dari Campo Largo meninggal secara tragis setelah diserang stroke.

Bayi dalam kandungannya berusia 9 minggu saat dia terserang stroke.

Melihat kondisi jantung dan embrio bayi yang masih berdegup di dalam kandungan ibunya, dokter melakukan yang terbaik untuk memastikan anak tersebut dapat dilahirkan.

Frankielen da Silva Zampoli Padilha, 21 tahun yang ‘otak mati’  saat masih membawa bayi kembarnya di dalam perut.

SS Youtube

Suaminya, Muriel Padilha, 24 tahun mengatakan, “Saya dalam perjalanan ke tempat kerja Oktober lalu saat Frankielen menelepon dan meminta saya pulang ke rumah dengan segera.”

Padilha menceritakan, bahwa istrinya itu mengatakan kepalanya ‘membunuhnya’ (karena sakit yang teramat sangat).

“Saya menyuruhnya minum obat. Tapi kemudian dia bilang bahwa ada sakit seperti menusuk belakang lehernya yang sungguh kuat sehingga dia merasa akan jatuh,” kata Padilha.

Dia pulang ke rumah dan menyadari bahwa istrinya menangis, gemetar, serta muntah-muntah.

Istrinya kemudian dibawanya ke rumah sakit.

Selama perjalanan ke rumah sakit, istrinya itu mengatakan agar Padilha siap menerima kenyataan bahwa ia harus tinggal di sana (rumah sakit) dan tidak akan pulang.

“Lalu dia pingsan dan itulah kata terakhir yang saya dengar dari mulutnya dan terakhir kali saya melihatnya hidup,” kata Padilha.

Istrinya dikonfirmasi mengalami cerebral haemorrhage, dan mengalami pendarahan di otaknya.

Setelah tiga hari tes dan scan dilakukan, istrinya dikonfirmasi mati otak.

Padilha diberitahu bahwa anak kembarnya yang belum lahir mungkin tidak dapat diselamatkan.

“Mereka mengatakan kepada saya mereka akan memberi bayi saya tiga hari lagi untuk hidup karena mereka akan memberikan istri saya CT scan beberapa kali, suntikan obat yang kuat serta akan memompa antibiotik yang berarti akan mengakhiri riwayat bayi saya juga. Mereka mengatakan tak lama setelah jantungnya berhenti bekerja, mereka akan menutup alat bantuan dan saya bisa memulai upacara pemakaman istri saya,” kata Padilha menirukan ucapan dokter yang bertugas.

Dr. Dalton Rivabem, kepala neurologikal ICU di rumah sakit tersebut mengatakan mereka akan membuat pemindaian ultrasound pada embrio.

Dokter berpikir mereka sudah meninggal di dalam rahim ibunya. Tetapi ternyata bayi dalam kandungan itu masih bernyawa.

“Organ Frankielen masih berfungsi sama seperti dia masih bersama kita. Kami memutuskan untuk membiarkan dia hidup untuk menyelamatkan bayinya yang masih dalam kandungan. Dan setiap hari, kami melihat mereka (bayi-bayi) itu tumbuh secara normal,” kata Dr. Dalton Rivabem.

Pihak dokter, perawat dan banyak lagi ahli kesehatan melakukan rutinitas perawatan bagi bayi Frankielen seperti bernyanyi dan berbicara dengan mereka.

SS Youtube

Rutin perawatan bayi Frankielen oleh dokter, perawat dan ahli kesehatan.

Akhirnya bayi kembar, Ana Vitoria dan Asaph selamat dilahirkan dengan berat masing-masing 3 pound dan 2,9 pound.

SS Youtube

Bayi tersebut ditinggalkan di dalam inkubator selama tiga bulan dan dijaga oleh Angela Silva, ibu Padilha.

SS Youtube

Sementara Padilha yang seorang petani harus bekerja.

Silva juga menjaga anak perempuan mereka yang berusia dua tahun.

“Saya sangat bangga dengan anak saya. Sangat sulit untuk saya menerima kepergiannya tapi dia memiliki hati seorang pahlawan karena sampai saat terakhir, dia menjaga anak-anaknya dan memberi mereka kehidupan sampai hari terakhirnya,” kata Silva.

“Frankielen banyak kali hadir kepada saya terutama ketika saya dalam keadaan sedih dan menangis meminta Tuhan kembalikan dia ke saya,” kata Padilha.

SS Youtube

Padilha  bercerita, pada suatu malam, Frankielen datang ke tempat tidurnya dan berkata, Sayang, aku tidak bisa kembali lagi kepadamu. Tinggal di sini, saya berada di tempat yang indah sekarang, Kamu masih memiliki misi yang bagus untuk menyelesaikannya. Kamu perlu merawat anak-anak kita dan kamu harus kuat dan tetap hidup.”

SS Youtube

“Frankielen seorang yang sangat mulia dan penuh kasih. Saya percaya Tuhan memilih dia untuk hal ini supaya keajaiban bisa terjadi,” kata Padilha lagi.

Tonton video mengharukannya di sini. (rp)

Erabaru.net

Share

Video Popular