Erabaru.net. Sungguh memilukan saat mendengar kisah tentang bayi kecil yang berjuang untuk hidup mereka karena penyakit.

Pasangan ini mengira mereka telah kehilangan bayi mereka yang terkasih akibat kondisi jantungnya yang kritis.

Namun ternyata bayi perempuan tersebut ditakdirkan untuk bisa melewati kesengsaraan yang mengancam nyawanya.

© CBN News Video Screenshot

Amy dan Gary akhirnya diberkahi kelahiran seorang bayi perempuan cantik setelah menanti selama dua tahun yang panjang.

Mereka menamainya Katie, dan dia diibaratkan seperti buah apel dari mata mereka.

Tapi pada usia enam minggu, mereka memperhatikan bahwa bayi Katie kesulitan saat bernapas dan berusaha untuk menarik napas dalam-dalam.

Menurut Amy dan Gary, napasnya terasa “keras dan berat.”

© CBN News Video Screenshot

Pasangan itu segera membawa bayi mereka ke unit gawat darurat.

Setelah dokter memeriksanya, mereka memperhatikan detak jantungnya yang tinggi.

Mereka mendiagnosis bayi mereka mengalami Supraventricular Tachycardia (SVT).

SVT itu dapat menyebabkan kondisi jantungnya kritis dan dapat mengancam jiwanya.

Saat mendengar diagnosis sang dokter, Amy tampak berlutut, dan berdoa kepada Tuhan sambil menangis untuk keselamatan Katie kecilnya.

Seorang perawat bergantian melakukan CPR dengan dokter anak-anak di Rumah Sakit Athos Colon, untuk mencoba menghidupkan kembali bayi Kati dan menormalkan kondisi jantungnya.

Namun, dalam 30 menit, mereka masih belum bisa mendapat nadinya darinya.

Share

Video Popular